Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Komisi IX Ingatkan Pemerintah Terkait Pengadaan Vaksin Covid-19 untuk Masyarakat

Komisi IX Ingatkan Pemerintah Terkait Pengadaan Vaksin Covid-19 untuk Masyarakat Ilustrasi Vaksin Covid-19. ©2020 REUTERS

Merdeka.com - Anggota Komisi IX DPR Fraksi PKS Netty Prasetiyani mengatakan, pemerintah tidak bisa mengcover seluruh pemberian vaksin untuk masyarakat. Sebab vaksin itu yang ditanggung dan diberikan secara gratis hanya tenaga medis hingga peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan.

Sementara itu, masyarakat kelas menengah yang tidak mendapat bantuan tetap harus membayar vaksin tersebut. "Masyarakat lainnya pekerja penerima upah kemudian yang kepersertaan sendiri harus bayar sendiri (vaksin Covid-19)," kata Netty saat dikusi 'Yakin Dengan Vaksin', Sabtu (17/10).

Dia juga mengatakan nantinya vaksin yang digunakan untuk mencegah masuknya virus Covid-19 akan dijual kepada masyarakat. Harganya pun kata dia berkisar Rp 200 ribu per dosis.

"Harganya satuannya begitu (Rp 200 ribu) tapi belum bisa memastikan karena masih dalam uji klinis dan belum dikemas," ungkap Netty.

Netty pun mengingatkan kepada pemerintah agar vaksin tersebut tidak dijadikan ladang bisnis. Sebab saat ini seluruh masyarakat yang terpapar atau tidak sedang menunggu vaksin tersebut.

"Jadi jangan sekali-sekali berbisnis dengan rakyat, karena yang sakit tidak akan menunggu kemungkinan yang kena dampak juga tidak bisa diambaikan," ungkap Netty.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP