Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Komentari Kultwit Mahfud MD soal FPI, Andi Arief Singgung Bisikan 'Jenderal Tua'

Komentari Kultwit Mahfud MD soal FPI, Andi Arief Singgung Bisikan 'Jenderal Tua' Mahfud MD dan Andi Arief. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Menko Polhukam Mahfud MD menanggapi komentar elite Partai Demokrat Andi Arief. Ada sosok 'Jenderal Tua' yang disebut-sebut Andi Arief.

Awalnya, Mahfud melalui akun twitter pribadinya tengah menulis kultwit terkait kebebasan kelompok membentuk organisasi masyarakat (Ormas).

"Skrng ini ada ada tdk kurang dari 444.000 ormas dan ratusan partai politik, jg tak dilarang. Mau mendirikan Front Penjunjung Islam, Front Perempuan Islam, Forum Penjaga Intelektual boleh. Prinsipnya asal tdk melanggar hukum. Yg bagus akan tumbuh, yang tak bagus layu sendiri," demikian tulis Mahfud di akun twitter pribadi @mohmahfudmd, seperti dikutip merdeka.com, Jumat (1/1).

"Dulu PNI berfusi dan bubar kemudian melahirkan PDI, PDIP, PNBK jg boleh. Dulu NU pecah sampai melahirkan KPP-NU jg boleh sampai akhirnya bubar sendiri. Partai Sosialis Indonesia yg dibubarkan era Orla jg melahirkan organisasi2 baru dan intelektual2 brillian jg boleh," sambung Mahfud.

Kemudian, Mahfud juga menyinggung pembentukan ormas Front Pejuang Islam.

"Ada yg tanya, bolehkah org mendirikan Front Pejuang Islam? Blh sh, asal tak melanggar hukum dan tak mengganggu ketertiban umum. Dulu Partai Masyumi bubar kemudian melahirkan Parmusi, lalu PPP, Masyumi Baru, Masyumi Reborn, dan kemudian ada DDII yg legendaris. Scr hukum boleh," tulisnya.

Rupanya, cuitan terkait 'Front Pejuang Islam' membuat Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief tertarik untuk mengajak diskusi.

"Mudah-mudahan Pak Prof @mohmahfudmd mau berdiskusi dan mendengarkan civil society yang pasti tak menjerumuskan, ketimbang mendengar pandangan-pandangan yang bisa menyesatkan dari jendral tua yang sudah terbukti menyesatkan dan melanggar HAM," cuit Andi Arief melalui akun Twitter pribadinya @Andiarief__ .

Beberapa jam kemudian, Mahfud MD menanggapi komentar Andi Arief.

"Jenderal Tua yg mana, Dinda? Bnyk jenderal senior yg sering berdiskusi dgn sy spt Pak SBY, Pak Prabowo, Pak LBP, Pak Tri, Pak Saiful S. 2 hr lalu sy malah dpt kartu greeting dari Pak SBY yg berlatar foto alam yg sangat indah hsl potretan Almrhm Bu Ani SBY. Hormat utk Pak SBY," balas @mohmahfudmd.

percakapan mahfud md di twitter©2021 Twitter Mahfud MD

Malah, Mahfud menjawab celotehan netizen lain yang ikut berkomentar.

"Dinda? Hahaha bs aja si prof," cuit akun @anakindonesiap.

Yang langsung dibalas Mahfud,"Andi Arief itu junior saya di kampus biru UGM Yogya."

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP