KNKT: Tak Ada Keanehan pada Rem Tangan Bus yang Kecelakaan di Guci Tegal
Merdeka.com - Tim dari Polres Tegal dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mulai menginvestigasi kasus bus wisata yang terperosok ke sungai di kawasan objek wisata Guci, Kabupaten Tegal, Minggu (7/5). Hasil sementara, kendaraan itu dinyatakan dalam kondisi bagus dan laik jalan.
"Tadi sudah bongkar tromol dan mengecek kondisi kampas rem, ketebalan ban juga laik pakai bagus, original, normal semua. Dari hasil pemeriksaan sementara uji kelaikan, tak ada keanehan pada kondisi hand break atau hand rem," kata Investigator Senior Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Ahmad Wildan, Selasa (9/5).
Terkait dugaan human error, Wildan enggan memberikan kesimpulan. Sementara mengenai kondisi mesin dan uji KIR diarahkan untuk bertanya ke Dishub Kabupaten Tegal.
"Soalnya tadi saya tidak ngecek mesin. Tapi pada intinya tidak ada yang mencurigakan, semua bekerja dengan sempurna. Human error bukan masalah dilepas oleh seseorang, tapi knowledge (pengetahuan) dari pengemudi saja," jelasnya.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy mengatakan status sopir bus masih saksi. "Sopir masih dimintai keterangan saksi. Petugas masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk memperkuat alat bukti selanjutnya dilakukan gelar perkara. Melalui proses gelar perkara nantinya ditentukan status sopir bus," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, bus pariwisata PO Duta Wisata nopol B-2760-CGA yang terperosok masuk sungai di kawasan objek wisata Guci, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, telah dievakuasi, Senin (8/5). Evakuasi memakan waktu sekitar empat jam.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya