KMP Yunicee Tenggelam, ASDP Gilimanuk Pastikan Pelayanan Pelabuhan Normal
Merdeka.com - Tim SAR gabungan masih mencari korban hilang akibat tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Yunicee, Selasa (29/6) petang. Sementara itu, pelayanan di Pelabuhan Gilimanuk dan Ketapang kembali normal pascakecelakaan.
"Kalau pelayanan kita sudah normal seperti biasa dan sekarang sudah lancar sekali dan cenderung sepi. Untuk pelayaran dan pelayanan kita tetap dijalankan selama cuaca bagus kita jalankan," kata General Manager ASDP Gilimanuk Suharto saat dihubungi Rabu (30/6).
"Kalau cuaca kurang bagus, nanti dari pihak regulator mungkin menyesuaikan dengan kondisi alam. Kalau kondisi alam bagus tidak ada masalah dilayani," sambungnya.
Mengenai evaluasi terkait kecelakaan itu, Suharto menerangkan bahwa hal itu ranah pihak regulator.
"Kalau masalah itu, kaitannya dengan regulator. Karena saya penyedia pelabuhan saja, ASDP itu. Jadi kalau wilayah lautnya kewenangannya BPBD," katanya.
Dia juga menyebutkan bahwa proses pencarian korban kapal tenggelam masih berlangsung. "Sampai saat ini masih proses evakuasi," sebutnya.
Ketika ditanya apakah benar ada tabrakan kapal di jalur penyeberangan Ketapang-Gilimanuk pada Senin (28/6) sekitar pukul 16.10 Wita, seperti yang diunggah akun instagram tvu_chanel, Suharto mengaku tidak mengetahuinya. Dalam caption unggahan itu dituliskan tidak ada korban jiwa karena kedua kapal secepat mungkin mengalihkan haluan.
"Saya tidak tahu, tidak ada informasi kalau ada tabrakan kapal," ujarnya.
Seperti yang diberitakan, Kapal Motor Penumpang (KMP) Yunicee tenggelam di perairan Selat Bali, Selasa (29/6) sekitar pukul 19.12 Wita. Kecelakaan terjadi saat kapal itu melayani penyeberangan dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali.
Hingga Selasa (29/6) malam, seluruh tim penyelamat dari TNI, Polri, dan Basarnas serta unsur terkait di Pelabuhan Gilimanuk masih fokus mengevakuasi korban. Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk pun sempat ditutup karena cuaca buruk dan kejadian kecelakaan itu.
KMP Yunicee membawa 16 orang ABK, 41 orang penumpang dan 40 unit kendaraan berangkat dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk. Di tengah pelayaran kapal tersebut dihantam ombak dan angin kencang, sehingga kapal terbawa arus hingga ke Selatan Pelabuhan Gilimanuk yang mengakibatkan kapal mengalami kemiringan, terbalik, dan tenggelam.
Berdasarkan data hasil operasi SAR gabungan KMP Yunicee sampai dengan pukul 08.00 Wita, total korban yang sudah ditemukan 46 orang, terdiri dari 39 korban selamat, 7 korban meninggal dunia. Sementara itu, 11 orang masih dinyatakan hilang.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya