KM Dharma Rucitra yang Karam di Pelabuhan Padangbai Bali Belum Bisa Dievakuasi
Merdeka.com - KM Dharma Rucitra yang karam di Dermaga ll Pelabuhan Padangbai, Kabupaten Karangasem, Bali, belum bisa dilakukan evakuasi. Ni Luh Putu Eka Suyasmin, selaku Kepala Kantor KSOP Padangbai menerangkan bahwa kesulitan yang dihadapi adalah bagian kapal menyentuh dasar laut. Kemudian juga di dalam kapal masih ada muatan kendaraan.
"Karam menyentuh dasar. Butuh peralatan dan itu dikembalikan kepada tim teknisnya. Makannya kita minta adakan survei dulu untuk ketentuan," kata Suyasmin saat dihubungi, Senin (15/6).
"Kita masih dalam proses hari ini. Rencananya, masih disurvei dulu untuk kegiatan evakuasinya. Survei dulu untuk langkah-langkah apa yang harus diambil. (Mulai) dari tenaga, peralatan apa yang dibutuhkan biar nanti matang. Kita mengantisipasi jangan sampai timbul resiko lain nantinya," imbuhnya.
Ia menyebutkan, pihaknya menunggu tim teknis dari Surabaya, Jawa Timur, untuk langkah-langkah apa yang akan dilakukan untuk evakuasi kapal tersebut.
Selain itu, pihaknya juga fokus untuk mengeluarkan muatan kendaraan yang ada di dalam kapal. Sehingga kapal itu kembali terapung dan bisa dievakuasi.
"Nanti dievakuasi muatan dulu. Diupayakan dengan teknik apa nanti, biar terapung dulu kapalnya. (Mengeluarkan) muatannya juga perlu survei dulu hari ini. Survei dulu apakah kebutuhan untuk melakukan evakuasi itu," ujarnya.
Sementara untuk kerugian, pihaknya tidak mengetahuinya. Karena hal itu adalah kewenangan pihak perusahaan. "Kalau masalah kerugian dengan pihak perusahaan langsung dan kita tidak menangani masalah kerugian juga," ujar Suyasmin.
Seperti diberitakan, Kapal KM Dharma Rucitra III diduga mengalami kebocoran pada bagian lambung hingga mengakibatkan kapal dalam posisi miring ketika tiba di Pelabuhan Padangbai, Kabupaten Karangasem, Bali, Jumat (12/5) pukul 21.50 WITA.
Kapal dengan bobot 1.444 gross ton itu berangkat dari Pelabuhan Lembar, Lombok pada Jumat (12/6) sekitar pukul 17.30 WITA. Berdasarkan laporan kronologis yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas) menyebutkan bahwa dugaan sementara kapal nahas tersebut bocor kurang lebih pada pukul 21.20 WITA.
Saat melakukan manuver untuk sandar kapal tersebut mengalami kemiringan, kemudian air laut mulai masuk ke lambung kapal dan ketika hampir berhasil sandar kapal mengalami kegagalan mesin, sehingga lambung kapal menyentuh dasar dermaga dan miring ke sebelah kanan.
Kapal KM Dharma Rucitra III mengangkut 66 orang, yang terdiri dari 43 orang penumpang, 5 orang pedagang di kapal dan 18 Anak Buah Kapal (ABK) dan semuanya bisa dievakuasi dan tidak ada korban jiwa.
Kemudian 10 unit truk besar, 3 truk sedang, 3 kendaraan kecil, 8 tronton dan 5 kendaraan roda dua. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya