Kisah miris Abdul Muhyi, cari hiburan malah kelaminnya dipotong

Reporter : Agib Tanjung | Rabu, 15 Mei 2013 05:01




Kisah miris Abdul Muhyi, cari hiburan malah kelaminnya dipotong
Abdul Muhyi. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Bagi pria, mungkin alat kelamin adalah segala-galanya. Namun siapa sangka jika alat kelamin menjadi tak berfungsi akibat dipotong hingga nyaris putus. Hal inilah yang terjadi pada Abdul Muhyi (22).

Pemuda asal Bogor ini diketahui telah dipotong alat kelaminnya oleh teman kencannya. Alih-alih mau mencari hiburan, malah kehilangan masa depan.

Setelah kejadian ini, Abdul memberikan keterangan kepada Kanit Reskrim Polsek Metro Pamulang AKP Budi Hardjono. Budi mengaku, Abdul menyampaikan keterangan kronologi kejadian nahas tersebut dengan malu-malu. Namun menurutnya, semua keterangan yang diberikan oleh Abdul masih membingungkan. Entah pelakunya adalah seorang wanita atau waria.

"Kita masih periksa dia. Bingung, keterangannya berubah-ubah," kata Budi, Selasa (14/5).

Awalnya pada Senin malam (13/5), Abdul berkeliling di Jalan Jalur Gas, dekat Kampus Universitas Pamulang (Unpam) di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan. Di lokasi ini memang banyak PSK dan waria berkeliaran. Setelah mendapat pasangan kencan, entah apa yang terjadi, Abdul terbangun sekitar pukul 04.00 WIB dengan kelamin nyaris putus. Menurut pengakuannya, kelaminnya dipotong menggunakan benda tajam.

Menurut keterangan Abdul kepada Polisi, dirinya sempat naik motor ke Puskesmas terdekat sebelum akhirnya dia dirujuk ke RSUD Pamulang. Sesampainya di sana, pihak dokter segera melakukan operasi kelamin kepada Abdul. Ironisnya, pelaksanaan operasi ini tidak berujung kabar bahagia. Penis Abdul yang nyaris putus ini ternyata tak dapat disambung lagi setelah dioperasi.

"Tidak dapat disambung, dan harus di amputasi. Karena sudah lewat dari delapan jam, jadi mau tidak mau diamputasi," ujar Mursal, salah seorang dokter yang ikut mengoperasi Abdul.

Mursal menjelaskan, kalau saja Abdul bisa datang lebih cepat setelah kejadian, tidak menutup kemungkinan alat kelaminnya tersebut masih bisa ditolong dan disambung saat dioperasi.

Abdul sendiri diketahui adalah sosok pemuda yang taat beragama di kampungnya. Pernyataan ini didapat dari Ibunda Abdul, Arah (46). Arah menuturkan bahwa Abdul adalah seorang guru mengaji di masjid daerah tempat mereka tinggal. Sebelum kejadian Abdul sudah berpamitan dengan Arah untuk pergi keluar, namun Arah menyangka Abdul hendak ke masjid untuk mengajar mengaji.

"Dia emang pergi keluar naik sepeda motor Vega, tapi nggak tahu mau pergi ke mana karena kan dia emang ngajar ngaji," kata Arah saat ditemui wartawan di RSUD Tangerang Selatan, Selasa (14/6).

Akibat peristiwa ini, Abdul harus rela kehilangan alat kelaminnya. Selain itu setelah kejadian ini Abdul juga didapati kehilangan ponsel BlackBerry dan dompet yang diduga sudah diambil oleh pelaku. Saat ini pihak Polsek Metro Pamulang masih melakukan pencarian terhadap pelaku yang belum jelas identitasnya itu.

[hhw]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Dikritik hanya meributkan Petral, Faisal Basri membela diri
  • Cerita kaum muda negara Islam mulai kerajingan tato
  • Ini 4 masakan istri wali kota Solo yang digandrungi Megawati
  • ABG wanita di Rohul diperkosa 4 pria, satu pelaku kakek 54 tahun
  • Pasek: Ibas dan Syarief Hasan lebih layak dipecat dari Demokrat
  • Gunung Gamalama erupsi, Peringatan HUT Kota Ternate dibatalkan
  • Faisal Basri minta pemerintah subsidi Pertamax
  • Gaji Rp 1 juta, tukang sapu di Bekasi kesehatannya tak terjamin
  • Kasus Annas Mamun berpotensi dilindungi Lembaga Kepresidenan
  • Megawati masih punya pengaruh menentukan kabinet Jokowi-JK
  • SHOW MORE