Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kisah lucu Jenderal Polisi tipu calo Rp 10.000

Kisah lucu Jenderal Polisi tipu calo Rp 10.000 Wakapolri Komjen Oegroseno. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Mantan Wakil Kepala Polri, Komisaris Jenderal Polisi (Purnawirawan), Oegroseno mengaku, sejak awal masuk pendidikan untuk menjadi seorang aparat Polisi dirinya tidak pernah menggunakan jasa perantara atau calo yang beraksi di institusi penegak hukum tersebut.

"Kalau saya bilang tidak ada (calo), orang pasti tidak akan percaya. Tapi selama ini saya tidak tahu. Mulai saya masuk Akabri sampai saya pensiun tidak pernah lewat calo," kata Oegroseno, di Jakarta, Sabtu (17/1).

Oegroseno mengaku pernah menjadi incaran calo yang meminta sejumlah uang untuk memuluskan karirnya di Kepolisian. Namun, Oegroseno merespon di luar keinginan calo tersebut.

"Saya pernah ditelepon, ngakunya pejabat SDM minta dikirimin duit Rp 50 juta, langsung saya transfer, Rp 10.000, hahaha. Terus saya telepon lagi, saya bilang sudah saya transfer Rp 10.000, nanti 0-nya saya transfer lagi," ungkap Oegroseno.

Oegroseno menyayangkan pihak-pihak yang sempat berurusan dengan calo. Oegroseno menilai, tanpa calo, seseorang bisa mendapatkan karir yang cemerlang di Kepolisian.

"Salah orang sendiri, datang kesana, tiba-tiba pake duit. Nggak usah. Saya tidak pernah temukan seperti itu," tutup Oegroseno.

(mdk/ian)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP