Kisah Kusdinar, tidur di masjid sejak jadi tersangka korupsi
Merdeka.com - Sejak ditetapkan tersangka dalam kasus korupsi proyek pembangunan olahraga Hambalang, Deddy Kusdinar sering tidur di masjid. Hal itu seperti diungkapkan pengacaranya, Rudy Alfonso saat menemani Deddy diperiksa hari ini.
"Sejauh ini yang saya ketahui beliau sering tidur di masjid, jarang pulang ke rumahnya," ujar Rudy di KPK, Kamis (13/6).
Namun Rudy enggan mengatakan alasannya mengapa kliennya itu lebih sering tidur di masjid. Ketika ditanya apakah lantaran ada ancaman atau intimidasi, Rudy enggan menjelaskannya. Rudy urung mengungkapkan lantaran kliennya juga tidak ingin membeberkan ancaman tersebut.
"Saya sudah tanyakan sama Pak Deddy, dia bilang no comment, jadi saya tidak bisa beri komentar soal hal itu," ujarnya.
Hari ini mantan pejabat Kemenpora Deddy Kusdinar menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di KPK. Deddy melalui pengacaranya Rudy mengaku pasrah jika usai diperiksa langsung ditahan.
"Hri ini sebagai tersangka lagi, mengenai ditahan atau tidak ditahan, kami ikuti saja apa yg diputuskan penyidik dan beliau merasa senang karena prosesnya itu hampir rampung sehingga fokus ke persidangan," ujarnya.
Deddy ditetapkan tersangka lantaran dia diduga menyalahgunakan kewenangannya sebagai PPK proyek Hambalang. Deddy menandatangani salah satu surat perjanjian subkontrak-subkontrak proyek yang tidak masuk kualifikasi. Hal itu menyebabkan penggelembungan dana dan memperkaya orang lain. (mdk/tts)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya