Kisah Ki Gendeng Pamungkas belajar ilmu santet

Reporter : Ya'cob Billiocta | Selasa, 2 April 2013 16:00

Kisah Ki Gendeng Pamungkas belajar ilmu santet
Ki Gendeng Pamungkas. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Nama Ki Gendeng Pamungkas tentu sudah tidak asing lagi di dunia spiritual. Namanya sangat tenar di zaman orde baru karena keahliannya sebagai tukang santet. Bahkan banyak pasiennya yang datang dari Singapura dan Australia.

Namun siapa yang menyangka jika keahlian Ki Gendeng sebagai paranormal santet didapat saat musibah melanda bapaknya. Kala itu, sewaktu dia masih remaja, bapaknya yang berpangkat perwira AURI (TNI AU) mendadak sakit aneh. Tidak ada yang dapat menyembuhkan, termasuk tetangganya yang terkenal sebagai tabib.

"Saya sebagai anak yang bandel, kemudian pergi ke daerah Sukabumi Selatan, saya belajar sembilan hari. Guru saya tegaskan, orang yang santet bapakmu ciri-cirinya seperti ini," kata Ki Gendeng menirukan ucapan guru spiritualnya.

Hal ini disampaikan di sela-sela diskusi 'Pasal Santet dalam Naskah Revisi UU KUHP' di ruang Fraksi Partai Gerindra di DPR, Senayan Jakarta, Selasa (2/4).

Setelah lama merenungkan omongan gurunya, Ki Gendeng akhirnya menyadari ciri-ciri yang disebut gurunya itu ternyata sesuai dengan sosok tetangganya yang mengobati penyakit bapaknya. Pantas saja penyakit bapaknya tak segera kunjung sembuh, pikir Ki Gendeng.

Sembilan hari menempa ilmu, Ki Gendeng sudah dapat menguasai santet. Dia kemudian memutuskan pulang ke rumah dan melihat perkembangan penyakit bapaknya.

"Selesai, saya kembali dan tepat malam Jumat Kliwon saya ritual. Paginya saya dengar, pak ini (tetangga yang mengobati ayahnya) meninggal dunia, saya teriak asik. Begitu meninggal, ayah saya sembuh," tuturnya.

Melihat keampuhan ilmu yang diperolehnya, membuat Ki Gendeng mengunjungi lagi guru spiritualnya dan menuntaskan tahapan ilmu santet.

Menurut ki Gendeng, santet hanya dapat berfungsi pada satu wilayah saja. Contohnya, santet yang dilakukan dari Bandung hanya bisa ampuh di wilayah kota kembang itu saja, tidak bisa ke luar daerah.

[hhw]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Santet# Dukun Santet

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Pemerintah Belanda larang penggunaan cadar di tempat umum
  • Tiket fan meeting dijual ilegal, pihak Kim Soo Hyun angkat suara
  • PKB desak DPR bikin Pansus selidiki beras plastik
  • Polisi usut dugaan sabotase atau kelalaian kecelakaan KA Bangunkarta
  • Jelang reshuffle, Menkeu Bambang puji RI beruntung punya Jokowi
  • Kunjungi KUA, Farhat Abbas kini tebar misteri foto
  • Romi gelar Muswil, PPP Bali tegaskan tak masuk kelompok 'ISIS'
  • Razia preman, Polda Metro Jaya ciduk 517 orang
  • Zainudin Amali sebut tak ada lagi kubu Ical atau Agung di pilkada
  • Ini empat syarat yang ditawarkan JK agar Ical & Agung Laksono damai
  • SHOW MORE