Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kisah keteladanan Bripka Seladi dan polisi sulit naik gaji

Kisah keteladanan Bripka Seladi dan polisi sulit naik gaji Bripka Seladi. ©2016 merdeka.com/darmadi sasongko

Merdeka.com - Kisah kejujuran Brigadir Kepala (Bripka) Seladi mengundang simpati pimpinan DPR beserta jajarannya. Bahkan, Ketua DPR Ade Komarudin memberi apresiasi tinggi atas keteguhan sikap Seladi menolak suap pengurusan SIM di tempatnya bekerja.

Selama ini, Seladi bertugas sebagai penguji SIM A di Polres Malang Kota, Jawa Timur. Dia selalu menolak ‘tanda terima kasih’ dari orang-orang yang berhasil mengikuti ujian praktik SIM. Seladi membayar kejujurannya dengan kerja keras. Demi memenuhi kebutuhan keluarganya, bapak tiga anak ini menambah penghasilan sebagai pemulung sampah.

Dari kisah Bripka Seladi ini muncul persoalan kesejahteraan anggota Polri. Meski, permasalahan kesejahteraan ini sudah cukup lama diperbincangkan. Ade Komarudin menyarankan kenaikan gaji bagi anggota polisi. Ini untuk mengantisipasi tindak pidana korupsi.

"Menyangkut soal mengambil langkah agar tindak pidana korupsi tidak merajalela di kalangan aparat negara dan pegawai negeri, tentu kita salah satu langkahnya kenaikan gaji," ujarnya di Gedung Nusantara III DPR, Jakarta, Senin (23/5).

Kendati demikian, Akom menilai kenaikan gaji ini perlu pembahasan secara matang mengingat masih banyak permasalahan yang terlebih dahulu diselesaikan.

"Tapi tentu keadaan negara ini menyangkut soal anggaran tidak memungkin bicara hal itu. Nanti kalau anggaran kita bagus, sehat, saya kira sebaiknya mencegah agar tidak terjadi pidana korupsi di pejabat dan aparat negara, salah satunya menaikkan gaji. Tetapi sekali lagi dalam posisi sekarang tidak mungkin dilakukan," tutup dia. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP