Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kisah film animasi Finding Nemo jadi pleidoi Ahok

Kisah film animasi Finding Nemo jadi pleidoi Ahok Sidang Ahok. ©2017 merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menjalani sidang penistaan agama yang ke-20 di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (25/4). Agenda sidang hari ini adalah pembacaan pembelaan atau pleidoi.

Di depan majelis hakim, Basuki alias Ahok menyampaikan pernah mendapat pertanyaan dari anak-anak TK yang berkunjung ke Balai Kota.

"Kenapa bapak melawan semua orang, melawan arus, ribut sama semua orang?" kata Ahok menirukan ucapan anak TK yang dimaksud.

Ahok mengajak anak-anak TK tersebut untuk menyaksikan film animasi Finding Nemo di media Youtube. Dalam film tersebut, kata Ahok ke anak TK, bisa diambil pelajaran bahwa jangan mengharap balasan dari kebaikan yang dilakukan.

"Kita hidup di zaman orang berenang salah arah. Persis ikan. Papanya Nemo melarang Nemo untuk berenang ke atas, tapi Nemo tetap ke atas. Terus kejaring ke atas. Kemudian Nemo menyelamatkan ikan-ikan yang terjaring dengan berenang melawan arus, terus ikan yang diselamatkan ucapkan terima kasih? Tidak, kan? Yang penting harus teguh," jelas dia.

"Semua tidak jujur enggak apa-apa, asal kita jujur. Kalau tidak ada yang terima kasih, tak usah dipedulikan, karen Tuhan yang hitung."

Atas pertanyaan anak TK tadi, Ahok menjawab dirinya hanya seekor ikan Nemo di Jakarta. Jawaban tersebut mendapat tepuk tangan anak.

"Tepuk tangan anak kecil memberi saya hiburan dan kekuatan baru melawan arus menyatakan kebenaran sekalipun seperti ikan Nemo, dilupakan. Jerih payah tidak akan sia-sia," tegas dia.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP