Merdeka.com tersedia di Google Play


Kisah dekatnya Soeharto dan anak-anak Indonesia

Reporter : Lia Harahap | Jumat, 15 Maret 2013 07:01


Kisah dekatnya Soeharto dan anak-anak Indonesia
Soeharto. ©Koleksi Hj. Siti Hardiyanti Rukmana

Merdeka.com - Soeharto punya hobi bermain golf di waktu-waktu senggangnya. Tapi jarang yang tahu kalau presiden kedua RI itu punya kesibukan lain saat tak berkutat dengan tugas-tugas negara. Apa itu?

Soeharto selalu meluangkan waktunya untuk membaca atau mendengarkan para pembantunya membacakan surat-surat yang dikirimkan anak-anak dari seluruh Indonesia kepadanya. Soeharto sangat terhibur dengan kehadiran surat-surat itu.

Menggunakan bahasa yang polos dan sederhana, Soeharto bahkan seperti teringat pada masa kecilnya. Masa kecil di mana dirinya hanya seorang anak petani miskin yang hanya berharap bisa menjadi orang di negara yang dia cintai, Indonesia.

"Lucu-lucu. Segar-segar. Ada yang menanyakan mengapa harga buku sejenis 'lima sekawan' (buku cerita anak-anak yang populer di tahun 80-an) cepat naik, padahal mereka sangat membutuhkan buku-buku itu," cerita Soeharto seperti dituturkannya di buku Soeharto, Pikiran, Ucapan, dan Tindakan Saya yang tuliskan kembali oleh G.Dwipayana.

Soeharto juga sering geli sendiri membaca pertanyaan yang anak-anak itu ajukan. Salah satunya seperti surat yang dia terima dari seorang anak asal Kabupaten Deli Serdang.

"Sebenarnya saya sudah lama sekali ingin mengirim surat kepada Bapak, tetapi saya tidak tahu alamat Bapak yang jelas. Dan saya takut kalau-kalau surat ini nyasar ke tangan polisi dan kemudian saya dipanggil. Saya kagum sekali melihat Bapak sebagai Kepala Negara. Mengapa Bapak bisa menjadi Presiden?" kata Soeharto menceritakan kembali isi surat itu.

"Apakah rakyat biasa seperti saya ini bisa menjadi Presiden?" tanya anak itu lagi pada Soeharto.

Untuk pertanyaan bagian terakhir itu, Soeharto jadi terharu. Dengan segera dia memerintahkan anak buahnya menjawab surat itu.

"Saya pada waktu kecil tentunya tidak terlepas dari lingkungan. Sebagaimana kamu ketahui, saya ini anak petani. Jadi, saya tidak punya cita-cita jadi Presiden. Dan waktu itu belum tahu Presiden itu apa," tulis Soeharto dalam surat balasannya.

Soeharto juga memberikan jawabannya atas pertanyaan bocah itu yang ingin jadi presiden. "Bisa saja, buktinya saya sendiri. Saya ini juga anak orang kecil. Kalau mempunyai cita-cita harus belajar dengan tekun dan membantu orang tua serta. Tapi jangan lupa semua itu ditentukan oleh Tuhan Yang Maha Esa," pesan Soeharto di akhir surat balasannya.

Sebagai kenang-kenangan, Soeharto menyelipkan selembar fotonya dan ibu Tien. Itu bukan pemberian khusus, melainkan Soeharto selalu melakukan hal yang sama untuk anak-anak yang berkirim surat.

Soeharto merasa seperti mempunyai banyak sahabat pena. "Masa kanak-kanak memang masa penuh kegembiraan," ucap Soeharto setiap melihat ekspresi anak-anak Indonesia.

Soeharto juga sedikit menceritakan bagaimana dirinya yang berlatar belakang militer mendidik anak-anaknya. Selain soal Agama, Soeharto juga memberikan putra-putrinya buku panduan hidup yang berjudul 'Butir-butir budaya Jawa, Hanggayuh Kasampurnaning Hurip, Berbudi bawa leksana, ngudi sajatining becik.'

"Buku ini saya berikan kepada anak-anak saya sebagai pegangan hidup," kata Soeharto.

Sebagai bentuk kedekatannya dengan anak-anak Indonesia, Soeharto membuat buku yang berjudul Anak Indonesia dan Pak Harto. Di buku itu, kedekatan sangat terasa meski Soeharto seorang kepala negara. Di buku itu pula, anak-anak itu memanggil Soeharto dengan sebutan Eyang, Pakde, dan kakek.

Baca juga:
6 Jenderal berani tantang kediktatoran Soeharto
5 Cerita Malaysia hormati Presiden Soeharto
Kisah awal Soeharto dapat penghargaan Bapak Pembangunan
Cerita Soeharto mau diperas kiai
Zaman Soekarno dan Soeharto, Malaysia tak berani sebut 'indon'
Kisah Soeharto beri pengamen kerja karena sering hormat

[lia]

KUMPULAN BERITA
# Soeharto

Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Soeharto, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Soeharto.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup





Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Pesawat Virginblue diduga dibajak dan mendarat di Bali
  • Jual bir secara bebas, izin 7 Eleven dan Circle K bisa dicabut
  • Deretan pemain tersubur Piala Dunia: Just Fontaine (13 gol)
  • Radar Malaysia lacak pesawat tak dikenal saat MH370 hilang
  • Pria 'sakti' di Pasar Senen bernama Rajes Kumar asal Medan
  • Mau beli miras? Anda kudu berusia minimal 21 tahun dan ber-KTP
  • Astaga... Putri Anna Dari Film Frozen Jadi Kejam Seperti Ini
  • 2 Petugas kebersihan JIS pengidap herpes kenal korban sodomi
  • Polisi kerahkan water cannon padamkan api di Pasar Senen
  • KPU Palembang akui Pileg 2014 amburadul
  • SHOW MORE