Kirab kebangsaan Ansor & TMP, anak muda diminta dukung Pancasila
Merdeka.com - Gerakan Pemuda Ansor bersama Taruna Merah Putih (TMP) tengah menggelar kirab kebangsaan di Subang. Gelaran ini diharapkan mampu membuat para pemuda Tanah Air semakin mendukung Pancasila demi keutuhan bangsa.
Dalam Kirab Kebangsaan itu Wali Kota Bandung sekaligus tokoh pemuda Jawa Barat, Ridwan Kamil, Direktur Wahid Institut Yanny Wahid dan sejumlah tokoh-tokoh masyarakat asal Jawa Barat dan ribuan peserta kirab didominasi kaum pemuda.
Selain menggelar kirab kebangsaan, kegiatan itu menampilkan Seni Budaya Sisingaan, Angklung, Barongsai, Marawis, Pencak Silat, Reog Subang, Tardug, drum band dan Paskibra terbaik SMA/SMK di Pantura Kabupaten Subang. Juga menyiapkan puluhan stand gratis untuk kuliner terbaik di Pantura Subang, sebagai dukungan nyata GP Ansor dan Taruna Merah Putih terhadap kemajuan UMKM di wilayah itu.
Ketua Umum TMP, Maruarar Sirait alias Ara, menegaskan pentingnya pemuda menjaga Pancasila. Sehingga siapapun pihak mengganggu Pancasila akan berhadapan rakyat dan para pemuda Indonesia.
"Ini acara parade budaya yang menyelenggarakan adalah Ansor dan Taruna Merah Putih. Ini untuk mengonsolidasikan kekuatan akar rumput, arus bawah anak muda Indonesia untuk mendukung Pancasila, pluralisme, dan kebhinekaan," ujar Ara dalam keterangannya, Sabtu (4/3).
Selama ini, kata Ara, banyak rakyat Indonesia diam (silent majority) melihat situasi negara belakangan ini. Untuk itu, dia mengajak mayoritas itu harus bergerak menunjukkan sikap.
Dia juga melihat banyak hal baik dalam kirab kebangsaan ini. "Ada kuliner di sini. Kan ada jalan tol Cipali sekarang. Bagaimana mengedepankan makanan-makanan lokal supaya terakses dengan pembeli. Kemudian budaya pencak silat, sisingaan, marawis, barongsai. Itu menunjukkan pluralisme," ujarnya.
Kirab Kebangsaan, lanjut Ara, juga akan kembali digelar di Bogor dan Bekasi dalam waktu dekat. Bahkan pekan lalu acara serupa diselenggarakan di Karawang dan dihadiri Bupati Karawang Cecilia dari Partai Demokrat.
"Kami bekerja sama untuk Pancasila. Dengan Wali Kota Bogor Arya Bima dari PAN, kami kerja sama. Pak Ridwan Kamil tidak berpartai, kami dukung itu. Apapun partainya, anak muda Jawa Barat dan Indonesia mendukung Pancasila. Kalau ada yang mengganggu Pancasila, berhadapan dengan kami semua," tegasnya.
Sementara itu, Ridwan Kamil meminta generasi muda jangan sampai dirusak ideologi radikal. Untuk itu perlu upaya serius mengkampanyekan pelbagai nilai kebhinekaan keragaman sepetti dilakukan TMP dan gerakan Pemuda Ansor.
"Saya suka di sini (Kirab Kebangsaan) diisi dengan kegiatan budaya yang kreatif. Jadi anak muda kreativitas itu saya banget lah ya gitu dalam keseharian," katanya.
Kang Emil melanjutkan pentingnya kegiatan Kirab Kebangsaan dan Budaya terus digelorakan di daerah lain. Hal itu sangat penting agar pemuda semakin mencintai bangsa ini.
"Pemilik masa depan yang optimis itu ya generasi muda hari ini, jangan sampai dirusak oleh ideologi radikal. Pertahankan Indonesia, perkuat kebhinekaan Indonesia oleh generasi muda yang cerdas, kreatif dan peduli," terang pria akrab disapa Emil itu. (mdk/ang)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya