Kinerja tak maksimal, Bawaslu hanya habiskan APBN
Merdeka.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) adalah lembaga independen yang bertugas untuk mengawasi pemilihan umum agar tetap bersih, jujur, dan adil. Namun, ditengah-tengah hiruk pikuk kampanye para calon gubernur dan wakil gubernur, Banwaslu dinilai tidak menjalankan fungsinya dengan baik, terutama badan pengawas di tingkat provinsi yaitu Panwaslu.
"Panwaslu cuma bisa mengawasi kampanye yang tidak tepat waktu, tapi tidak mengejar dari mana dana kampanye itu," kata Direktur Lima, Ray Rangkuti saat diskusi di Jakarta, Selasa (3/7).
Menurut Ray, kinerja Panwaslu yang tidak maksimal dapat menimbulkan potensi adanya pencucian uang dari hasil korupsi para pejabat yang membiayai calonnya masing-masing.
"Lihat saja, mereka tidak hadir dalam isu-isu seperti itu, tidak usah yang nasional di tingkat DKI masalah bansos yang naik yang mempermasalahkan kan ICW," ujar Ray.
Ray menilai, jika kinerja Bawaslu seperti itu, maka badan tersebut tidak diperlukan lagi keberadaannya. Sebab, hanya menghabiskan APBN tanpa hasil yang positif.
"Tidak perlu lagi ada Panwaslu, mereka tidak bisa menindak Pemda-pemda iklan seperti di Bioskop dan tempat lainnya, padahal sebelumnya Pemda DKI belum pernah iklan, dan itu kan jadi pertanyaan," tegasnya. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya