Kilang Pertamina Cilacap dijaga ketat
Merdeka.com - Menjelang kenaikan harga BBM, manajemen Kilang Pertamina Refinery Unit (RU) IV Cilacap, Jawa Tengah, meningkatkan pengamanan di salah satu obyek vital nasional itu. Sedikitnya tiga barikade kawat berduri kini dipasang di depan kilang itu.
"Selain pengamanan dari internal, kami juga mendapat bantuan dari pihak keamanan eksternal yakni dari kepolisian, TNI dan Brimob," kata Public Relations Head Section Pertamina RU IV Cilacap, Ruseno, Kamis (29/3).
Ruseno mengatakan, sebanyak 60 aparat TNI AD diperbantukan untuk mengamankan sejumlah titik milik Pertamina Cilacap. Selain Kilang Lomanis Cilacap, personel TNI AD juga disebar ke Depot Maos dan Tangki penimbunan BBM Sleko. Ketiga tempat tersebut berada di wilayah Cilacap.
Selain dari TNI AD, pengamanan juga dilakukan oleh Satuan Pengamanan Objek Vital Kepolisian Resor Cilacap. Sedikitnya, 20 personel polisi Obvitnas ditempatkan di sejumlah pos pengamanan kilang. "Kami juga mempunyai sekitar 200 personel pengamanan internal yang bertugas secara bergiliran," katanya.
Selain pengamanan yang sudah ada, Kilang Cilacap juga akan mendapatkan tambahan bantuan 42 personel Brimob Polda Jawa Tengah. Menurutnya, pengamanan tersebut akan dilakukan hingga keadaan kondusif kembali.
Masih menurut Ruseno, tiga barikade kawat berduri juga sudah dipasang di depan pintu masuk Kilang. Pemasangan tersebut sebagai antisipasi terjadinya aksi massa di Kilang tersebut.
Pertamina RU IV Cilacap merupakan salah satu dari tujuh jajaran unit pengolahan di Indonesia dengan kapasitas produksi terbesar, yakni 348 ribu barel per hari. Kilang yang memiliki fasilitas terlengkap ini bernilai strategis karena memasok 34 persen kebutuhan BBM nasional atau 60 persen kebutuhan BBM di Pulau Jawa. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya