Kiai dan ulama Banten dukung Satpol PP razia rumah makan
Merdeka.com - Satpol PP Kota Serang dihujani kritik dan kecaman usai merazia warung makan dan menyita makanan milik Saeni yang buka siang hari di Bulan Ramadan. Namun sejumlah kiai dan ulama Banten justru membela mereka.
Wakil Ketua Relawan Pemberantas Maksiat (RPM) Banten, KH. Yusuf mendukung tindakan Satpol PP Kota Serang. Dia meminta semua warung makan tutup selama bulan Ramdan.
"Bagi yang tidak setuju dengan tindakan Satpol PP dasarnya apa? Tidak cukup dengan HAM. Kalau menurut saya, lebih kuat mana HAM dengan Perda? Kalau Perda bisa dikalahkan dengan HAM," kata KH. Yusuf di Masjid Agung Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten, Senin (13/6).
Hal serupa diungkapkan MUI Kota Serang yang mendukung aksi Satpol PP melakukan razia rumah makan yang buka siang hari.
"Prinsip dasarnya sesuai dengan Surat Edaran Walikota dan Rekomendasi MUI Kota Serang yang didukung ulama dan Ormas Islam se Kota Serang, bahwa tidak ada warung makan yang boleh buka di siang hari sampai pukul 16.00 WIB. Mereka hanya boleh buka dari pukul 16.00 WIB sampai pukul 04.00 WIB," kata Sekretaris MUI Kota Serang, Amas Tadjudin.
Amas mengatakan, pihaknya mendukung tindakan Satpol PP dan Pemerintahan Kota Serang, karena aturan ini sudah disosialisasikan terlebih dulu kepada pedagang melalui surat edaran. Tidak hanya itu, ratusan pedagang juga sudah dipanggil untuk sosialisasi.
"Dengan tegas MUI Kota Serang, mendukung tindakan Satpol PP kota Serang dan Pemerintah Kota Serang," tandasnya. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya