KH Nawawi Abdul Jalil Meninggal Dunia
Merdeka.com - Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan, Jawa Timur, KH Mas Nawawi Abdul Jalil wafat pada Minggu sekitar pukul 16.40 WIB.
"Segenap keluarga besar Nahdlatul Ulama berduka yang mendalam atas wafatnya KH Mas Nawawi Abdul Jalil Sidogiri Pasuruan," demikian seperti dikutip dari akun Twitter @pwnujatim, Minggu petang.
Selain akun Twitter, informasi meninggalnya ulama kharismatik ini juga tersebar melalui beberapa grup WhatsApp.
Bahkan dalam grup WhatsApp yang beredar juga tertulis kepada alumni ponpes supaya jangan datang sampai ada pemberitahuan lebih lanjut dari pihak Ponpes Sidogiri.
Dari informasi yang dihimpun, kiai kharismatik ini mengembuskan nafas terakhir di RS Lavalete, Malang, pukul 16.40 WIB. Sebelumnya Kiai Nawawi dirawat selama 4 hari.
Untuk diketahui, KH. Nawawi Abdul Jalil merupakan salah satu ulama kharismatik yang menjadi pengasuh ponpes Sidogiri sejak tahun 2005 silam.
Pesantren Sidogiri sendiri didirikan pada tahun 1745 M oleh Sayyid Sulaiman bin Abdurrahman Basyaiban yang masih keturunan keempat Syekh Syarif Hidayatullah yang biasa dikenal dengan Sunan Gunung Jati.
Ponpes Sidogiri di Pasuruan adalah salah satu ponpes tertua di Jawa. PP Sidogiri sukses membangun koperasi khususnya di Jatim, salah satunya adalah swalayan Basmalah yang mudah ditemui di wilayah tapal kuda Jatim.
Kiai Nawawi merupakan salah satu kiai khosh bersama dengan sejumlah kiai dari Pasuruan lainnya Mas Syubadar, Langitan (Kiai Faqih), Lirboyo (Mbah Idris).
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan, umat Islam se-Indonesia berduka setelah KH Nawawi Abdul Jalil wafat. "Bukan Jatim saja yang berduka, tapi seluruh umat Islam se-Tanah Air," ujar Khofifah di Surabaya., dikutip dari Antara.
Khofifah yang merupakan orang nomor satu di Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut menyampaikan duka cita mendalam dan berharap almarhum mendapat tempat terindah di sisi Allah SWT.
"Atas nama pemerintah provinsi dan masyarakat Jawa Timur, juga atas nama keluarga, kami berbela sungkawa sedalam-dalamnya," ucap Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama tersebut.
Gubernur Khofifah juga mengajak masyarakat muslim mendoakn KH Nawawi, dan santri serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran.
"Semoga keluarga dan para santri yang ditinggalkan juga diberikan ketabahan dan keikhlasan. Aamiin," kata mantan Menteri Sosial tersebut.
Khofifah mengatakan, KH Nawawi semasa hidupnya merupakan salah seoraang ulama kharismatik dan sangat berpengaruh yang dimiliki Jawa Timur.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya