Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ketum PPP sebut bantuan buat korban gempa Lombok ada kemacetan

Ketum PPP sebut bantuan buat korban gempa Lombok ada kemacetan Ketum PPP. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Umum PPP Romahurmuziy meninjau lokasi gempa di Dusun Sandongan Desa Lingsar Kecamatan Lingsar Lombok Barat. Dalam kunjungannya, dia melihat adanya permasalahan birokrasi tentang penyaluran bantuan dari pemerintah pusat ke daerah lokasi bencana.

"Saya melihat adanya kemacetan dari birokrasi penyaluran bantuan, karena dari sisi komitmen pemerintah pusat, pertama untuk mengalokasikan anggaran sudah, karena memang itu diambilkan dari (stand buy budget) yg ada di anggaran bendahara umum negara maupun yang dicadangkan untuk BNPB," ujar pria yang akrab disapa Rommy ini, Selasa (25/9).

Rommy menegaskan bahwa pemerintah sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan untuk rehabilitasi rumah yang terkena bencana dalam segi pembiayaan. Meski begitu, dia mengakui masih ada laporan dari lapangan tentang pencairan yang belum disalurkan.

"Saya melihat komitmen Presiden Jokowi juga sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan terutama untuk rehabilitasi rumah pasca tanggap darurat itu juga sudah disampaikan secara terbuka, karena itu yang lebih penting adalah memastikan itu segera cair," tegasnya.

"Pencairan Rp 50 juta untuk rumah rusak berat, Rp 25 juta untuk rusak sedang dan Rp 10 juta untuk rusak ringan itu belum ada yang cair, sehingga masyarakat tidak memiliki kepastian untuk menggerakkan tenaganya untuk membersihkan sendiri," tambahnya.

Ketum PPP ini berharap kepada masyarakat mengambil inisiatif bergotong royong membersihkan rumahnya tanpa harus menunggu bantuan pemerintah. Dia menjamin tak ada yang mengambil kesempatan dari adanya peristiwa bencana alam yang terjadi di Lombok dan sekitarnya

"Saya berharap agar jangan ada satupun pihak yang mengambil keuntungan dari adanya kejadian bencana ini karena kita juga tahu bahwa ada saja selalu pihak-pihak yg selalu berikhtiar menggunakan kesempatan dalam kesempitan," ujarnya.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP