Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ketum PBNU: Soeharto ada baiknya

Ketum PBNU: Soeharto ada baiknya soeharto memancing. ©buku otobiografi soeharto/pt citra lamtoro gung persada

Merdeka.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj menilai wajar pendapat mantan Perdana Menteri Malaysia Tun Mahathir Bin Mohamad soal Indonesia saat ini membutuhkan pemimpin seperti Soeharto. Kiai NU ini bahkan mengakui ada kebaikan dalam pemerintahan Soeharto.

"Di lihat sisi baiknya manusia memang ada sisi baiknya dong. Tegas, sportif, mampu menjaga stabilitas nasional. Kalau dicari baiknya pasti ada baiknya," kata Said Aqil dalam dialog ormas-ormas Islam di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Sabtu (11/5).

Namun demikian, Said Aqil tidak sepakat jika gerakan 1998 yang menuntut Reformasi digulirkan adalah sebuah settingan untuk melengserkan Soeharto. Menurutnya gerakan Reformasi murni kehendak rakyat.

"Itu kan Reformasi gerakan, kemauan rakyat," kata Said.

Dalam wawancaranya dengan reporter merdeka.com, Faisal Assegaf, mantan Mahathir Mohamad menyebut Indonesia saat ini butuh pemimpin seperti Soeharto. Di mata Mahathir, di masa Soeharto Indonesia pernah sangat berjaya.

Dari kaca mata Mahathir, Soeharto sengaja dijatuhkan pada tahun 1998. Dia mengaku tahu hal itu karena krisis yang sama juga melanda Malaysia. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP