Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ketum GPII mengenang pemikiran Gus Dur: Daulah Islam adalah NKRI

Ketum GPII mengenang pemikiran Gus Dur: Daulah Islam adalah NKRI Diskusi Jaringan Muda NU Sewindu Haul Gus Dur. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur memahami Islam sebagai perjuangan etis atau ideologis. Dalam konteks ini Gus Dur menawarkan islam dan negara berdampingan. Pendapat itu disampaikan Ketua Umum PP Gerakan Pemuda Islam Indonesia Masri Ikoni pada acara diskusi "Gus Ddur Di Mata Kaum Muda Milenial" Peringatan Sewindu Haul Gus Dur yang diselenggarakan oleh Jaringan Muda Nahdlatul Ulama (JMNU).

Masri menyatakan, bagi Gus Dur Islam tak ada perspektif negara an sich, 'daulah Islam' bagi Gus Dur dalam konteks Indonesia adalah NKRI itu sebagai wujud pribumisasi Islam.

"NKRI harga mati yang sekarang jadi trend, Gus Dur lah yang memperkenalkan ketika ide federasi berseliwaran di tataran tokoh nasional dan kaum muda di awal-awal reformasi," ujarnya.

Menurut Masri, wafatnya Gus Dur adalah musibah bagi bangsa ini. Kemudian gagasan 'Ummatan Wasatan" atau umat pertengahan atau ummat yang moderat dalam konteks milenial adalah termasuk ajaran Gus Dur.

"Praksisnya adalah soal keberpihakan Gus Dur pada kaum yang terpinggirkan, kaum minoritas yang tertindas, soal toleransi beragama dan pribumisasi Islam yang dalam konteks sekarang di sebut Islam Nusantara oleh warga nahdliyin," pungkasnya. (mdk/bal)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP