Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ketua Pansel KPK didesak mundur dari staf ahli Rini Soemarno

Ketua Pansel KPK didesak mundur dari staf ahli Rini Soemarno Destry Damayanti. ©istimewa

Merdeka.com - Ketua Panitia Seleksi (Pansel) calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Destry Damayanti, merupakan Staf Ahli Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno. Hal ini pun menjadi polemik ‎mengingat setiap anggota Pansel harus independen.

Anggota DPR RI, Meutya Hafid‎ mengusulkan agar anggota Pansel mau menanggalkan jabatannya.‎ Sebab, menurut dia, hal itu bisa menghilangkan kecurigaan publik.

"Untuk melepas kecurigaan kedekatan Pansel dengan pihak tertentu lebih baik Pansel nonaktif dari sekarang," kata Meutya dalam diskusi di Jakarta, Sabtu (23/5).

Menghindari kecurigaan publik, lanjut Meutya, anggota Pansel tidak perlu keluar dari jabatan untuk seterusnya melainkan sampai terpilihnya calon pimpinan KPK jilis IV.‎ Pasalnya, saat ini Pansel yang terdiri dari kaum perempuan sedang menjadi sorotan.

"Sembilan srikandi ini dapat sorotan besar, publik akan awasi betul apabila ada kecurigaan kedekatan dengan nama tertentu," ungkapnya.

‎Untuk itu, Meutya mengimbau mulai sekarang Pansel sudah mencari bakal calon pimpinan lembaga antirasuah itu. Menurutnya, tidak baik jika Pansel hanya menerima nama-nama calon yang diusung oleh pihak-pihak tertentu.

"Mereka justru harus mencari bukan menerima.‎ Melihat nama-nama baik untuk didekati dan diminta untuk mendaftar. Sehingga calon lebih baik," tandasnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP