Ketua MPR: Cara rekonsiliasi tidak harus tiru bangsa lain
Merdeka.com - Bangsa indonesia dinilai mampu menyelesaikan berbagai konflik masa lalu dengan jalan rekonsiliasi tanpa harus meniru cara bangsa lain. Dengan modal karakter sebagai bangsa pemaaf, Indonesia mampu menyelesaikan konflik itu.
"Kita harus berekonsiliasi dengan cara kita, tidak dengan cara bangsa lain. Sebab rakyat Indonesia ini pemaaf," ujar Ketua MPR Taufiq Kiemas dalam Silaturahmi Kebangsaan Peringatan 10 Tahun Forum Silaturahmi Anak Bangsa (FSAB) di Kompleks Parlemen, Jakarta, Sabtu (25/5).
Taufiq mengatakan, rekonsiliasi merupakan langkah yang sulit dalam menyelesaikan konflik masa lalu mengingat bangsa ini terdiri dari berbagai watak yang berbeda. Tetapi, hal itu tetap bisa dilakukan jika disertai dengan kebersamaan.
"Bangsa kita ditakdirkan berbeda. Maka Tuhan mewariskan kebersamaan bagi bangsa kita," kata Taufiq.
Lebih lanjut, Taufiq mengatakan, Indonesia memiliki modal yang kuat dalam menjalankan rekonsiliasi untuk menegakkan Hak Asasi Manusia (HAM). Modal itu berasal dari karakter bangsa ini yang pluralis.
"Tidak mungkin HAM dapat ditegakkan tanpa pluralisme," pungkas Taufiq. (mdk/ren)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya