Ketua KPK sebut Dirdik Aris Budiman akan ditarik Polri
Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera melakukan pelelangan jabatan Deputi Penindakan KPK. Pasalnya, jabatan tersebut mengalami kekosongan pasca ditinggal Heru Winarko.
Pada Kamis (1/3), Heru dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) menggantikan Budi Waseso yang memasuki masa pensiun.
Ketua KPK Agus Rahardjo memastikan, pelelangan jabatan dilakukan secara terbuka. Calon pengganti Heru nantinya bisa berasal dari Kepolisian atau Kejaksaan.
Disinggung apakah Direktur Penyidikan KPK, Aris Budiman berpeluang untuk menduduki posisi Deputi Penindakan, Agus menjawab tegas tidak. Menurutnya, tidak tertutup kemungkinan Aris Budiman akan ditarik oleh institusi kepolisian.
"Kelihatannya akan ditarik oleh Polri," ucap dia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (1/3).
Agus tidak menyebut, alasan Polri ingin menarik Aris Budiman. Dia juga enggan membeberkan tugas apa yang diembankan kepada Aris Budiman ke depan.
"Pak Aris ada penugasan lain," singkatnya.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya