Ketua DPD minta antar umat agama di Papua perkuat solidaritas
Merdeka.com - Dengan semangat Idul Fitri yang membawa kita lebih dekat kepada Sang Khalik, kita menyaksikan bahwa kerukunan hidup antar umat beragama di negara yang pluralis ini tetap dapat kita pertahankan dan lestarikan, walaupun di sana-sini masih banyak pekerjaan rumah yang perlu kita selesaikan.
Salah satunya adalah memberikan pemahaman yang utuh kepada seluruh rakyat tentang perlunya mempertahankan kerukunan antar umat beragama yang merupakan modal penting bagi tetap terjaganya persatuan bangsa.
Dengan semangat Idul Firi, dalam sela-sela open house wakil Presiden RI, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman merasa prihatin atas insiden Tolikara telah mencoreng wajah kita sebagai bangsa, karena ulah sejumlah oknum yang tidak bertanggung jawab yang telah merusak rumah ibadah kaum Muslim setempat.
Kita sangat prihatin dengan kejadian ini karena tidak diantisipasi sebelumnya oleh aparat penegak hukum serta Pemerintah Daerah setempat," ujar Irman.
Kejadian ini semestinya tidak terjadi jika saja telah ada pemantauan yang dilakukan oleh aparat Pemda Papua serta aparat keamanan yang bertugas mengamankan jalannya salat Idul Fitri di Tolikara.
Insiden Tolikara harus merupakan kejadian terakhir semacam itu sebab persatuan bangsa yang ditopang antara lain oleh kerukunan hidup antarumat beragama merupakan modal penting bagi tetap terpeliharanya stabilitas nasional.
Untuk mencegah kejadian serupa di masa depan, Irman mengimbau kepada aparat penegak hukum di seluruh Tanah Air untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap semua potensi gangguan keamanan yang dapat merusak persatuan bangsa.
Irman menegaskan, semua pelaku serta pihak manapun yang terlibat dalam insiden Tolikara harus diproses secara hukum agar kejadian serupa tidak akan terulang lagi baik di Papua maupun di bagian lain dari negeri kita.
Dia juga mengajak para tokoh lintas agama perlu lebih meningkatkan dialog dengan masyarakat dalam memberikan pemahaman tentang kondisi pluralitas bangsa serta perlunya solidaritas di antara berbagai kelompok masyarakat yang beragam ini sebagai modal utama dalam menjaga kerukunan dan persatuan bangsa.
Keragaman adalah kekuatan kita sejak Republik Indonesia diproklamirkan, bahkan jauh sebelum itu dimana tokoh-tokoh dari berbagai daerah di Tanah Air membulatkan tekad untuk membangun negara ini seperti yang dilakukan dalam Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928.
Bagi kaum muslimin yang masih berada dalam suasana Idul Fitri kita mengimbau agar menunjukkan sikap kedewasaan dan keteladanan dalam menjaga keutuhan bangsa, sebab Idul Fitri membawa kita lebih dekat kepada Sang Khalik dan dengan rahmatNya pulalalah negara dan bangsa ini tetap terjaga keutuhannya selama ini.
Selain itu Irman Gusman turut mengucapkan selamat Idul Fitri 1436 H bagi segenap rakyat Indonesia. Semoga Idul Fitri tahun ini membawa berkah dan rahmat bagi bangsa kita dan semakin memperkokoh tekad kita untuk meningkatkan pengabdian kita dalam membangun demi kemaslahatan seluruh rakyat bangsa kita.
Irman menegaskan kepada rekan-rekan dari media massa di seluruh Tanah Air turut menyejukkan suasana dan tidak menurunkan berita-berita dan analisis yang dapat memperkeruh keadaan. (mdk/mtf)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya