Ketika Komjen Budi Waseso kucing-kucingan dengan para awak media
Merdeka.com - Berupaya untuk menghindari wartawan dari kejaran puluhan awak media, calon Kapolri Komjen Pol Budi Waseso memilih untuk jalan kaki sejauh setengah kilometer dari Gedung Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) ke Gedung Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) yang letaknya berseberangan. Padahal biasanya jenderal bintang tiga ini naik mobil dinas Camry-nya.
Kabareskrim itu secara kucing-kucingan berupaya keras untuk menghindari wartawan baik mulai datang juga saat pergi meninggalkan Gedung Baharkam Kompleks Mabes Polri.
Dari pantauan merdeka.com di sekitar Mabes Polri, karena kesibukannya, Komjen Budi Waseso yang dijadwalkan hadir pukul 14.00 WIB ternyata molor hingga pukul 14.45 WIB.
Saat masuk, mengetahui wartawan sudah menunggu di pintu masuk, Komjen Budi Waseso langsung melewati wartawan dan masuk ke dalam ruangan Gedung Baharkam tempat wawancara melalui pintu samping.
"Eh, itu Pak Budi Waseso," teriak salah seorang awak media yang berupaya mengejar Budi Waseso, namun keburu masuk ke ruang wawancara di Gedung Baharkam, Mabes Polri Jalan Trunojoyo 3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (6/2).
Akhirnya beberapa awak media terpaksa menunggu proses wawancara yang dilakukan oleh seluruh anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) yang berjumlah enam orang itu.
Menjelang proses wawancara Budi Waseso usai, upaya menghindar dari awak media semakin terlihat jelas. Pasalnya, saat akan keluar beberapa staf dan ajudan Budi Waseso dari kaca pintu samping Gedung Baharkam Mabes menunjuk-nunjuk tiga alternatif supaya yang terhindar dari kejaran wartawan.
Beberapa awak mediapun dengan sigap berupaya untuk memantau mobil sedan mewah Camry bernopol B 1138 PB yang sempat melaju di samping kanan gedung. Namun, lagi-lagi wartawan tertipu. Mobil Budi Waseso meluncur dari depan pintu samping kanan Gedung Baharkam, Mabes Polri.
"Wah, dia pindah lagi," keluh awak media lainnya.
Namun, tak disangka ternyata Budi Waseso keluar dari pintu samping. Dikawal oleh sebanyak tiga orang ajudannya, Budi Waseso rela untuk berjalan kaki sejauh kurang lebih 500 meter atau sekitar setengah kilo melewati jembatan penyeberangan penghubung dua kantor besar Mabes Polri.
Namun, saat merdeka.com dan Reynaldy reporter CNN Indonesia akan menghampiri Budi Waseso, salah satu ajudannya langsung memberhentikannya.
"Maaf, bapak tidak berkenan wawancara. Sudah jangan dikejar lagi!" ungkap ajudan ditirukan oleh Reynaldy reporter CNN Indonesia itu.
Akhirnya, Budi Waseso dengan leluasa kembali ke Gedung Bareskrim dengan pengawalan tiga ajudannya.
(mdk/gib)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya