Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ketika kerabat Dedi Mulyadi mesti turun pangkat

Ketika kerabat Dedi Mulyadi mesti turun pangkat Dedi Mulyadi. ©2016 merdeka.com/bram salam

Merdeka.com - 63 Kepala Sekolah Dasar (SD) negeri, di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, diberhentikan dari jabatannya. Mereka dicopot lantaran dinilai kepemimpinannya buruk.

Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi mengatakan, pemberhentian itu dilakukan atas Permendiknas Nomor 28 2010, tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah, dan Perda Nomor 2 tahun 2007, tentang penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Purwakarta.

"Dari 427 sekolah dasar audit baru dilakukan terhadap 153 sekolah sejak Bulan Januari lalu. Dari jumlah itu, 94 orang masih menjadi kepala sekolah lagi, dan 63 orang kembali menjadi guru," kata Dedi di pendopo Kabupaten Purwakarta Rabu (2/3).

Selain para kepala sekolah SD, audit dilakukan terhadap para kepala sekolah SMP Negeri yang berjumlah 49, 15 SMA Negeri, dan 17 SMK Negeri tersebar di sejumlah wilayah di Kabupaten Purwakarta.

"Saat ini semuanya masih proses. Untuk SMP masih proses 21 sekolah dan SMA juga SMK masih delapan sekolah," ujar Dedi.

Dedi menambahkan, indikator lain menjadi bahan penilaian adalah jalan atau tidaknya pendidikan karakter di masing-masing sekolah, serta pengawasan administrasi keuangan seperti dana BOS yang kurang baik.

"Saat ini para kepala sekolah yang kembali menjadi guru sudah ada penggantinya sehingga proses belajar mengajar tak terganggu," imbuh Dedi.

Ternyata, salah satu dari 63 kepala sekolah dicopot itu adalah bibi dari Dedi. Dia digeser pada Senin (29/2). Dedi menurunkan jabatan bibinya dari kepala sekolah SD Negeri Pasawahan menjadi guru biasa. (mdk/ary)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP