Ketika Jawara Bekasi tantang bos GMBI & bikin pemakan paku menangis
Merdeka.com - Jawara Bekasi, Damin Sada (57) sempat melayangkan tantangan duel kepada pimpinan ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI). Alasannya karena merasa terpanggil setelah terjadi keributan antara ormas Front Pembela Islam (FPI) dengan GMBI di halaman Mapolda Jawa Barat beberapa waktu lalu.
"Di sana kan ada ulama, mereka digebukin, ada yang bawa senjata tajam, balok," kata Damin, Senin (30/1).
Damin menantang duel satu lawan satu ketua GMBI Bekasi di alun-alun Bekasi, Jumat (20/1). Ditonton dan yang menjadi jurinya polisi. Dia meminta agar duel tersebut tak dibawa ke ranah hukum, sedangkan yang mati langsung dikubur.
Hal itu dilakukan lantaran kekecewaannya terhadap GMBI. Sebab persoalan hukum yang menjerat imam besar FPI Rizieq Syihab sedang ditangani Kepolisian.
"Kenapa orang lain ikut campur, yang datang ke sana (Polda Jawa Barat) banyak dari Bekasi," lanjut Damin.
Dia menyarankan agar warga jangan jadi provokator, dan menyerahkan segala kasus hukum untuk diselesaikan oleh Kepolisian.
"Kita pulang nunggu berita dari polisi, gentle satu lawan satu, sudah selesai, bosan rusuh-rusuh," terang Damin di kesempatan terpisah.
Damin sempat meminta klarifikasi kepada GMBI Bekasi. Hanya saja, GMBI Bekasi sulit untuk ditemui. Pihaknya mengaku sudah sowan ke markas GMBI, namun hasilnya nihil. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya