Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Keterisian Ruang Perawatan dan ICU Pasien Covid-19 di Banten Mencapai 96%

Keterisian Ruang Perawatan dan ICU Pasien Covid-19 di Banten Mencapai 96% Kesibukan Tim Medis Membawa Pasien Covid-19. ©2020 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Dinas Kesehatan Provinsi Banten berupaya menambah fasilitas kesehatan (faskes), berupa perawatan dan penanganan pasien Covid-19 di wilayah Banten. Saat ini, tingkat keterisian ruang perawatan dan ICU pasien Covid-19 di faskes yang ada se-Banten mencapai 96 persen.

"Ini kita akan terus tambah lagi, jadi posisi saat ini kita punya 3.690 tempat tidur dengan 168 ruang ICU. Posisinya ruang icu kita 96 persen sudah hampir penuh. Kemudian kalau ruang isolasi biasa 92 persen," kata Kadis Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji usai menggelar Rakor evaluasi penanganan Covid-19 se Tangerang Raya, di Pendopo Bupati Tangerang, Senin (11/1/2021).

Ati mengungkapkan, pihaknya akan berupaya meningkatkan kapasitas ruang rawat dan ICU di Faskes yang ada dan penambahan faskes baru di tahun 2021 ini.

"Tadi salah satu bentuk rencana aksi daerahnya yaitu, menambah ketersediaan jumlah ruang isolasi. Ini upaya penambahan kapasitas tempat tidur menjadi salah satu upaya pelayanan kesehatannya. Tapi tadi untuk rencana aksinya, komitmen bersama Korem dan Polda Banten siap untuk terjun menegakkan disiplin protokol kesehatan," tegas dia.

Untuk itu, dia meminta daerah seperti Tangerang Raya, Kabupaten/kota Tangerang dan Tangerang Selatan, menambah faskes di daerah agar masyarakat membutuhkan layanan medis bisa segera tertangani.

"Kami mendorong kabupaten/kota untuk terus menambah fasilitas layanan kesehatan, mengubah puskesmas-puskesmas yang ada terutama puskesmas rawat inap (Ranap) untuk dijadikan tempat isolasi Covid-19. Untuk kasus ringan sampai sedang, untuk kasus berat kita dorong ke RS. Rs jangan untuk kasus ringan, karena orang-orang yang membutuhkan pelayanan rumah sakit biar terlayani," jelas dia.

Ati mengaku, saat ini fungsi kamar isolasi yang ditempatkan di hotel-hotel dan Puskesmas rawat inap juga terus ditingkatkan. Dari 915 fasilitas hotel dan kamar tinggal 117 yang belum dijadikan tempat isolasi mandiri.

"Kalau ruang isolasi biasa yang hotel dijadikan dan puskesmas dijadikan, itu dari 915 kita sudah mencapai 771. Jadi masih ada sektiar 117 yang belum," jelas dia.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP