Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ketahuan palsukan absensi, Lurah Kartini dicopot Ahok

Ketahuan palsukan absensi, Lurah Kartini dicopot Ahok Gedung Balai Kota DKI Jakarta. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Merdeka.com - Leo Tantino dipecat sebagai Lurah Kartini, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat. Dia dipecat karena melakukan pemalsuan daftar absensi melainkan banyak faktor lain.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, menyebutkan pencopotan Leo tidak hanya disebabkan pemalsuan daftar absensi melainkan banyak faktor lain.

"Ya saya baca berita, saya kira bukan cuma itu alasannya, macam-macam alasannya. Kan keluhannya banyak dia, mengatasi keluhannya masyarakat juga pelan, itu semua ada penilaian. Kalau soal absen ya enggak gitu (menjadi alasan pencopotan) ini," kata Ahok, sapaannya, di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (26/1).

Ahok menegaskan pemalsuan absensi memang suatu pelanggaran. Dia mengakui sering kali ditemukan para oknum PNS yang tidak jujur.

"Itu kan kejujuran. Kalau kamu masuk jam 1 (siang), pagi absen jam 9 enggak apa-apa asal sebut alasannya. Sabtu-Minggu kerja enggak apa-apa, tapi jangan bohongi," tegas mantan politisi Gerindra ini.

Sebelumnya, Leo mengaku tidak ingin disalahkan sendirian. Pasalnya, berdasarkan pengakuan Leo, pelanggaran absensi itu tidak hanya dia yang melakukan. Tapi ada juga pejabat lain setingkat lurah maupun camat di lingkungan Pemkot Jakarta Pusat yang melakukan aksi serupa.

Menanggapi ocehan Leo, Ahok menantang untuk mau membuka oknum-oknum yang melakukan hal yang sama agar Pemprov DKI dapat langsung memberikan sanksi pemecatan.

"Ya laporin sama saya dong biar gua pecat teman teman loh yang sama (suka malsuin kehadiran)," pungkas orang nomor satu DKI ini.

Sanksi pencopotan ini berawal sejak Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Arifin dan jajarannya menggelar inspeksi mendadak (sidak). Hasil sidak itu Leo kedapatan melakukan pelanggaran dengan pemalsuan daftar presensi.

Imbas pencopotan tersebut, Wali Kota Jakarta Pusat, Mangara Pardede menyebut posisi Lurah kartini dikabarkan akan diisi oleh Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Mangga Dua Selatan, Samuel.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP