Ketahuan Curi Motor, Perempuan di Banyuwangi Ditinggal Kabur Pacar
Merdeka.com - Berita ini patut menjadi pelajaran, bahwa pacar tidak selalu setia dalam kondisi terdesak. Seperti yang dialami oleh SM (24), perempuan lajang asal Desa/Kecamatan Silo, Jember yang ditangkap warga di Banyuwangi karena kasus pencurian motor.
SM sebenarnya tidak beraksi sendiri. Gadis yang rambutnya dicat pirang itu berkomplot dengan sang pacar, pria berinisial IM. Pada Selasa (12/05) siang, dua sejoli ini menyasar motor Honda Beat milik Mustaqim (33), seorang petani warga Dusun Sumber Suci, Desa Mangir, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi.
"Mereka berdua baru pacaran dua bulan, kenal lewat Facebook," ujar Kapolresta Banyuwangi Kombes pol Arman Asmara Syarifudin kepada wartawan, Rabu (13/05).
Pasangan kekasih ini berbagi tugas. Gadis SM bertugas memantau situasi, sedang sang pria IM yang menggasak motor dengan menggunakan kunci palsu.
"Saat itu sekitar pukul 13.00 WIB, korban sedang fokus memanen ubi jalar di areal sawahnya di Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Blimbingsari. Namun korban melihat dua orang mendekati sepeda motornya yang diparkir kurang lebih 150 meter dari tempatnya memanen ubi. Karena curiga, akhirnya korban meneriaki keduanya maling," papar Arman.
Teriakan maling tersebut mengundang warga untuk berdatangan dan melakukan penangkapan. Sayangnya, IM yang berhasil membawa motor korban berhasil kabur meninggal kekasihnya SM.
"Dari dua pelaku, satu pelaku tertangkap, yakni seorang perempuan berinisial SM yang dalam aksinya bertugas memantau lokasi. SM diserahkan warga bersama motor yang ia gunakan untuk menjalankan aksi pencurian," ujar Arman.
Dari pendalaman polisi, ternyata ini bukan kasus pertama yang dilakukan kolaborasi dua sejoli ini. Sebelum tertangkap warga kemarin, SM pernah menemani sang pacar untuk melakukan pencurian motor di Kecamatan Muncar, Banyuwangi.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, SM dikenakan pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Ancaman hukuman 7 tahun penjara.
"Kami imbau warga untuk selalu waspada saat memarkir kendaraan. Baik di sawah maupun rumah harus dikunci setir dan terus diawasi supaya tidak menjadi sasaran pencurian. Terlebih dalam situasi seperti ini aksi kejahatan bisa terus mengintai," pungkas Arman.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya