Ketabahan pacar Briptu Ridho korban bom Kampung Melayu
Merdeka.com - Walaupun berat, Auliya Nur Panggalih Yuko Putri mengikhlaskan kepergian kekasihnya, Briptu Ridho Setiawan yang menjadi korban bom bunuh diri di Kampung Melayu, semalam. Auliya sudah menjalin hubungan asmara dengan Ridho selama lima tahun sejak di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Auliya dan Ridho sama-sama berkomitmen untuk melangkah ke jenjang pernikahan. Namun takdir berkata lain, impian itu tak bisa diwujudkan.
"Kalau untuk waktu pastinya belum, tapi kita sudah komitmen untuk segera menikah," kata Auliya di rumah duka perum Dasana Indah, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Kamis (25/5).
Mahasiswi jurusan Farmasi ini sangat terkesan dengan sosok dan pribadi Ridho sebagai teman dekatnya. Dia memuji Ridho sebagai seorang yang romantis. Keromantisan alumni SMK Dirgantara Curug itu diperlihatkan dengan cara yang tidak biasa. Dia kerap memberikan kejutan untuk sang kekasih.
"Dia romantis banget. Selalu kasih surprise, abang juga orangnya humoris banget, pokoknya nyaman kalau dekat dia," ujar Auliya.
Dalam kesehariannya, Ridho dikenal sebagai sosok yang pendiam namun tetap menyenangkan. Terlebih jika sudah akrab. Ridho selalu memberi perhatian pada sang kekasih.
"Terakhir PM Blackberynya 'Teman Silih Berganti' terus aku japri ke abang, kalau pacar engga berganti kan," katanya mengenang.
Kini, Ridho pergi untuk selamanya membawa kenangannya dengan Auliya. Sang kekasih hanya bisa mengikhlaskan dan tabah menerima kenyataan tersebut.
"Aku selalu doakan abang yang terbaik, dalam tugas-tugasnya aku tahu risiko Polisi, aku pun berusaha ikhlas," ucapnya sambil menahan haru.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya