Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Keserempet Mayasari Bhakti, pria tewas terlindas di Jl Sudirman

Keserempet Mayasari Bhakti, pria tewas terlindas di Jl Sudirman Ilustrasi mayat. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Malang benar nasib seorang pengendara motor yang sedang melaju di ruas jalan dari Polda Metro Jaya mengarah Bunderan Senayan, Jakarta Selatan. Pengendara berjenis kelamin laki-laki tersebut tewas terlindas sebuah bus Mayasari Bhakti tepat di depan Gedung Summit Mas, samping Plaza Bapindo.

Seorang petugas sekuriti gedung Summit Mas, Agus Jaelani menceritakan kronologis kejadian berawal saat korban sedang mengendarai motornya tepat di samping trotoar jalanan.

"Dia (korban) jalannya itu mepet, antara trotoar yang di sana dengan bus Mayasari Bhakti," ujar Agus sambil menunjuk sebuah trotoar yang berada di tengah jalan.

"Jadi dia mepetnya di trotoar yang sana mbak, yang di tengah bukan yang di kiri dekat gedung-gedung," tutur Agus lagi.

Kemudian, Agus menduga bahwa sang sopir bus Mayasari Bhakti 34 jurusan Cimone-Blok M tidak melihat terdapat sebuah sepeda motor di samping kanan bus yang dikendarainya.

"Jadi mungkin karena saking mepetnya, itu motor jadi keserempet bus terus oleng trus jatuh," ucap Agus lagi.

Saat terjatuh itu lah, lanjut Agus, korban dengan otomatis terlindas bus yang tengah melaju tersebut.

"Kelindes parah mbak, otaknya saja sampe keluar," papar Agus.

Agus menambahkan, sesaat setelah kejadian warga dan pengendara enggan menghampiri korban. "Ada sekitar 20 menit didiamin aja itu jenazah korban. Pada takut ngedeketin. Yaudah akhirnya teman saya tutupin pake koran aja sampai nunggu polisi dateng," tutur Agus.

Saat kejadian, tambah Agus, kondisi jalanan tidak terlalu ramai. "Kondisi jalan biasa aja. Nggak terlalu ramai nggak sepi juga," imbuh Agus.

Kini, jenazah pria malang tersebut telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat.

Sementara itu, petugas kepolisian di lapangan mengaku tidak menemukan identitas di dalam tas korban. Petugas menduga bahwa pekerjaan sehari-hari korban ialah sebagai kurir.

"Korban mengenakan kaos berwarna kuning, celana jeans biru. Perawakan sekitar 25 tahun," imbuh petugas. (mdk/war)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP