Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kesal ditelepon saat pesta miras, suami pukuli istri berkali-kali

Kesal ditelepon saat pesta miras, suami pukuli istri berkali-kali Ilustrasi Penganiayaan. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Apes benar nasib ibu Jro Gembrong (40). Warga Desa Songan A, Kintamani, Bangli, Bali ini menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga.

Akibatnya, wajah Jro Gembrong terlihat bengkak dan bibirnya nyonyor. Dia dipukuli suaminya Jro Salin (40) yang saat itu dalam keadaan mabuk.

Tidak terima dianiaya, Jro Gembrong melaporkan suaminya ke Polsek Kintamani. Dia menceritakan peristiwa yang dialaminya. Berawal saat suaminya pulang dalam keadaan sudah teler. Sebelumnya korban memang menelepon suaminya yang sedang pesta miras bersama teman-temannya. Saat ditelepon, korban bermaksud baik mengingatkan agar pelaku berhenti untuk mabuk dan segera pulang.

Tidak berselang lama, suaminya datang ke rumah dan langsung marah-marah. Korban yang malas menanggapi orang sedang mabuk, langsung masuk kamar tidur. ‎Namun, pelaku justru makin naik pitam dan mengejar korban ke kamar tidur. Kemudian menarik rambut korban dan menyeret hingga keluar kamar. Di depan kamar, korban dipukuli kendati sempat teriak-teriak minta ampun.

Kanit Reksrim Polsek Kintamani, AKP Dewa Gede Oka membenarkan adanya laporan KDRT tersebut. Jro Gembrong melaporkan suaminya Sabtu dini hari tadi sekitar pukul 02.00 Wita.

"Kasusnya masih kita tangani dan dalam proses penyelidikan," tegas Gede Oka.

Setelah melapor, korban langsung lakukan visum dan kedua pasutri ini telah diperiksa.

"Petugas sudah meminta keterangan saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti. Sedangkan terlapor, sudah diamankan dan kini masih dimintai keterangan," pungkasnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP