Kesaksian warga lihat pria berhelm menembak membabi buta di Sarinah
Merdeka.com - Siang tadi, suasana di sekitar Sarinah, Jakarta Pusat, berubah mencekam setelah terdengar ledakan dan saling tembak. Driver Bank Mandiri, Dikky Wahyudi, yang kebetulan berada di lokasi mengaku melihat sendiri bagaimana penembakan secara membabi buta memuntahkan peluru dari senjata yang dibawanya.
Saat itu, dia melihat penembak mengenakan helm dan tas kecil di pinggangnya. Sebelum terjadi saling tembak, ada dua ledakan terjadi, pertama terjadi di Starbucks Sarinah, dan ledakan kedua terjadi di Pos Polisi Sarinah.
"Saat orang lagi mengerumuni lokasi kejadian, mendadak saya lihat ada seseorang yang memakai helm dan memakai tas kecil di belakang kerumunan menembak seorang polisi yang tengah berdiri di pembatasan Jalan MH Thamrin," kata Dikky saat dikonfirmasi, Kamis (14/1).
Dikky mengungkapkan, saat itu dia tengah berada di lokasi yang sama. Menurutnya, kurang lebih orang tersebut menembak sekitar 4 kali.

Benar saja, tak lama salah satu polisi jatuh tersungkur ke sebuah pohon dekat separator jalan. Polisi itu tersungkur akibat luka tembak.
"Dari situ tak tahu pelaku ke mana, saya juga kabur soalnya. Semuanya pada lari kocar-kacir ke sana kemari," tutup Dikky.
Sementara itu, seorang polisi mengenakan baju putih langsung lari ke arah Starbucks mengejar pelaku penembakan tersebut.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya