Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kerusakan lingkungan di Garut, polisi periksa pemilik tempat wisata

Kerusakan lingkungan di Garut, polisi periksa pemilik tempat wisata Hagglund PMI bantu korban banjir Garut. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Kerusakan lingkungan di hulu Sungai Cimanuk Garut disebabkan banyaknya alih fungsi lahan. Polisi memeriksa beberapa pemilik tempat wisata di kawasan Kecamatan Pasirwangi untuk menelusuri pelanggaran yang terjadi.

Pemeriksaan terhadap beberapa pihak dilakukan Subdit empat Unit Tipiter Dit Reskrimsus Polda Jabar, di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Kamis (6/10).

"Pemilik objek wisata dan masyarakat yang memiliki perkebunan kita panggil untuk dimintai keterangan, agar perkara ini menjadi terang," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus, di Mapolda Jabar.

Dia belum bisa merinci berapa banyak kawasan wisata yang berdiri di sekitar area hutan lindung. "‎Bukan satu objek wisata saja, untuk jumlahnya nanti kita lihat dulu yang pasti memang kawasan objek wisata memang kita panggil," jelasnya.

Ditegaskannya, area hulu Cimanuk seharusnya menjadi area hutan lindung, bukan tempat wisata dan penanaman sayur mayur. "Jadi memang sudah benar-benar berubah," lanjutnya. Jika hasil pemeriksaan ini ditemukan ada pelanggaran maka kepolisian akan menaikkan status menjadi penyidikan.

Dia belum bisa menyimpulkan apakah ada tidaknya dugaan korupsi dalam kerusakan area hutan lindung di hulu Sungai Cimanuk sehingga menyebabkan banjir bandang hebat beberapa pekan lalu. "Nanti setelah tentang lingkungan hidup dan kehutanan ada pelanggaran, baru kita kerucutkan lagi untuk melihat dugaan korupsinya," tandasnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP