Kerusakan Bumi bertambah 20 persen per tahun
Merdeka.com - Bumi sebagai satu-satunya planet yang menjadi tempat tinggal manusia, kondisinya kian memprihatinkan. Kerusakan rumah umat manusia ini semakin parah dari tahun ke tahun.
"Bumi yang saya lihat kualitasnya menurun. Indikatornya sering bencana karena alam banyak bergantung pada faktor manusia . Ketika banjir dan longsor alam yang disalahkan," kata dosen Geofisika Universitas Indonesia Mangapul Tambunan kepada merdeka.com menanggapi peringatan Hari Bumi yang jatuh hari ini di Jakarta Rabu (22/4).
Kerusakan bumi per tahun terus meningkat. "20 Persen setiap tahun," jelas dia lagi.
Salah satu bukti keseimbangan alam makin terganggu dapat diperhatikan dari musim hujan di Indonesia. "Siklus enggak berubah tapi intensitas dan keseringan hujan berubah," tambah dia.
Kerusakan makin diperparah karena kebijakan pemerintah yang dianggap tidak pro lingkungan dan salah pengelolaan. Sebagai contoh pengelolaan air hujan yang tidak tepat dan masih fokus pada pembuangan air hujan ke laut.
"Seharusnya air hujan itu dikelola. Harusnya dipikirkan bagaimana mengelola sungai menjadi sumber daya air yang juga bisa dikelola masyarakat. Dialirkan ke situ dan waduk bisa buat pemancingan dan pariwisata," tukasnya.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya