Keruk ikan di laut Aceh, kapal asing pintar mengelabui petugas
Merdeka.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti telah banyak menangkap dan menenggelamkan kapal ikan asing yang mencuri ikan di perairan Indonesia. Namun hal ini seperti tidak berimbas di Aceh, yang masih banyak terdapat kapal asing masuk perairan Indonesia.
Kapal-kapal asing tersebut masih banyak ditemukan oleh nelayan yang ada di perairan pantai timur, Aceh. Kapal asing ini bahkan mengelabui petugas dengan memasang bendera Indonesia.
"Itu sekarang masih banyak nelayan asing yang berkeliaran di perairan pantai Timur, Aceh, berbagai macam modus mereka lakukan seperti memasang bendera Indonesia," kata koordinator masyarakat nelayan Faisal Zakaria pada pertemuan dengan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Selasa (10/2) di Banda Aceh.
Katanya, seharusnya pemerintah dan juga TNI Angkatan Laut lebih fokus menangkap dan menenggelamkan kapal asing. Bukan malah kapal pukat pribumi yang hanya boat 7 GT ditangkap dan dilarang beroperasi. Sehingga berimbas pada perekonomian nelayan kecil tersebut.
Menurut Faisal, justru kapal ikan asing yang menggunakan pukat trawl besar yang telah banyak merusak biota laut dan juga merusak terumbu karang. Sedangkan nelayan pukat trawl tradisional tidak seberapa bila dibandingkan dengan kapal asing tersebut.
"Kami minta segera tenggelamkan itu kapal asing," jelasnya. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya