Kerja Sama di Bidang Geothermal, Indonesia akan Berikan 25 Beasiswa Buat Djiboti
Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menerima kunjungan Perdana Menteri Republik Djibouti H.E Abdoulkader Kamil Mohamed di Istana Wapres, Jakarta, Kamis (14/3). Dalam pertemuan itu, Wapres JK menyanggupi Indonesia akan memberikan pendidikan kepada Djibouti untuk belajar terkait energi hijau, geothermal.
"Pak Wapres mengatakan ok kita sanggupi untuk memberikan pendidikan kepada orang-orang Djiboti yang akan belajar di bidang geothermal. Mungkin kita bisa mulai dengan memberikan 25 beasiswa untuk pendidikan geothermal di Indonesia untuk mereka," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat.
Retno menjelaskan alasan Djiboti memilih Indonesia untuk melakukan kerja sama. Sebab, Indonesia adalah negara dengan reserve geothermal yang paling besar di dunia.
Selain itu, Indonesia juga memiliki pendidikan pelatihan untuk geothermal yang lumayan baik.
Sebelumnya, dalam pertemuannya, JK dan H.E Abdoulkader Kamil Mohamed membahas beberapa hal. Salah satunya terkait bidang pengembangan ilmu pengembangan khususnya kerja sama terkait energi panas bumi atau geothermal.
"Kami telah menyepakati berbagai kerjasama antara Indonesia dan Djibouti khususnya di bidang pengembangan ilmu pengetahuan khususnya kerjasama geothermal," kata Abdoulkader usai bertemu JK di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Kamis (14/3).
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya