Kereta baru buatan PT INKA siap angkut pemudik
Merdeka.com - Pemerintah melalui Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan saat ini sedang mempersiapkan jalur mudik untuk menghadapi mudik lebaran 2017. Berbagai persiapan terus dilakukan, terutama memastikan jalur mudik aman bebas kendala.
Khusus untuk menambah angkutan kereta api, kereta api baru kini telah disiapkan. Rencananya kereta buatan PT Industri Kereta Api (INKA) Madiun tersebut sudah bisa dioperasikan H-10 lebaran.
"Insya Allah akan tambah angkutan lebaran. Saya ditelepon terus oleh Pak Menteri Perhubungan, pokoknya harus jadi. Pak Menhub telepon memastikan pokoknya pengerjaan kereta tetap harus selesai," kata Direktur Utama PT INKA, Agus H Purnomo.

Hal tersebut dia katakan saat menerima kunjungan dari jajaran Ditjen Perkeretaapian Kemenhub dan PT Kereta Api Indonesia di Kantor PT INKA, Madiun, Selasa (23/5).
"Kami komitmen, berkerja keras maksimal. Kita berusaha sebelum H-10 mudah-mudahan sudah bisa," terang Agus.
Agus mengatakan, kereta api jenis ekonomi premium tersebut saat ini masih dalam proses pengerjaan. Dari 6 gerbong yang ada, empat di antaranya sudah siap. "Kami sedang proses. Nanti bisa dilihat langsung."
"Kami ingin kereta itu lebih berkualitas, kita ingin membuktikan PT INKA bisa," terangnya.
Agus tak lupa mengucapkan terima kasih kepada jajaran Ditjen Perkeretaapian Kemenhub dan PT KAI karena mampir di sela-sela inspeksi jalur mudik di jalur selatan. "Terima kasih, karena lewat ya harus mampir," ujarnya.

Pantauan merdeka.com, kereta premium yang sedang dikerjakan PT INKA tersebut memang sudah hampir rampung. Rangkaian 6 kereta (gerbong) ini memiliki 64 kursi di setiap gerbongnya.
Tampilan interiornya sangat elegan. Terdapat beberapa layar televisi yang menggantung, bahkan tiap gerbong dilengkapi dengan CCTV. Restroom nya pun tampak bersih dilengkapi dengan toilet duduk.
"Kalau 6 unit ini bisa kita operasikan, 14 ribu orang lebih bisa kita angkut," tutup Agus.
Jumlah pemudik yang akan naik angkutan kereta api tahun ini diprediksi akan lebih dari 5 juta orang. Jumlah ini dihitung dari H-10 hingga H+15 Hari Raya Idul Fitri. Menurut Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Prasetyo Boeditjahjono, pihaknya saat ini terus melakukan persiapan baik sarana dan prasarana untuk melayani 5 juta lebih pemudik yang menggunakan moda kereta api tersebut.

Selain itu, imbuh Prasetyo, puluhan posko juga siap untuk dibangun. Total di sepanjang jalur mudik jalur selatan dan utara, ada sekitar 36 posko. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya