Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kerap ribut dengan suami, alasan SK aniaya anak kandung hingga tewas

Kerap ribut dengan suami, alasan SK aniaya anak kandung hingga tewas SK pembunuh anak di Palembang. ©2016 merdeka.com/irwanto

Merdeka.com - Setelah sempat menjalani pemeriksaan, SK (23), pelaku penganiayaan anak hingga tewas, akhirnya dihadirkan kepada media. Terungkap, pelaku berbuat keji terhadap anak kandungnya, Brayn Aditya Fadhilla (4), lantaran kesal sering berantem dengan suaminya, Salbani (30).

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede mengatakan, dari pengakuan tersangka, penganiayaan tersebut telah cukup lama terjadi, tepatnya sejak tiga bulan terakhir. Alasannya, tersangka tersulut emosi usai bertengkar dengan suaminya.

"Ada bekas luka karena dianiaya tersangka. Ini menunjukkan penganiayaan sudah berlangsung cukup lama," ungkap Maruly, Rabu (23/11).

Sebelumnya, tersangka dan suaminya sempat pisah ranjang lebih dari setahun pada 2014 lalu. Kemudian awal 2016, keduanya sepakat serumah kembali. Namun, kebersamaan mereka justru membuat pertengkaran keduanya makin menjadi.

"Korban menjadi pelampiasan tersangka karena selalu bertengkar dengan suaminya. Begitu dimarahi suami, tersangka menganiaya korban," tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, terungkapnya kasus pembunuhan terhadap Brayn setelah ibunya, SK, melapor ke polisi dengan alasan mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan suaminya. Setelah diinterogasi, pelaku SK barulah mengakui dia baru saja menghabisi anaknya.

Kedatangan pelaku SK ke Mapolresta Palembang, Senin (21/11), sekitar pukul 15.00 WIB. Sementara peristiwa pembunuhan terhadap korban diperkirakan sekitar empat jam sebelumnya.

Begitu mendatangi TKP, petugas mendapati korban telah terbujur kaku di atas kasur kamar. Setelah berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel. Di tubuhnya terdapat banyak memar-memar karena ditendang ibunya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP