Kepulangan Novel Baswedan harus disambut gembira
Merdeka.com - Setelah selama 10 bulan lebih menjalani perawatan di Singapura, penyidik senior KPK, Novel Baswedan akhirnya kembali ke Indonesia pada Kamis (22/2) siang. Novel tiba di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan sekitar pukul 12.30 WIB.
Novel menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Singapura setelah ia diserang orang tak dikenal dengan air panas pada 11 April 2017 lalu. Akibat serangan itu, matanya rusak dan masih dalam fase penyembuhan.
Kepulangan Novel disambut para aktivis antikorupsi, pegawai KPK, dan alumni pimpinan KPK. Kepulangan Novel, kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah harus disambut dengan kegembiraan.
"Harus disambut dengan gembira karena perjuangan masih harus dilakukan. Walaupun kita tahu sebelah mata Bang Novel belum bisa berfungsi selayaknya sejak diserang 10 bulan 11 hari lalu," jelasnya, Kamis (22/2).
Penyambutan dengan gembira juga sebagai tanda optimisme KPK dalam memberantas korupsi kendati penyidiknya telah mendapat serangan seperti yang dialami Novel. "Gembira karena kita harus memelihara optimisme bahwa pemberontakan korupsi tak boleh mundur, melambat dan berhenti," tegas Febri.
Dengan apa yang dialami Novel, semangat pegawai KPK juga tak boleh surut dalam memberantas KKN di negeri ini. Apa yang dialami Novel menjadi pesan kuat bagi seluruh jajaran KPK untuk terus bekerja dan tak takut dengan berbagai ancaman.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya