Kepala unit BRI Medan bobol brankas isi Rp 1,6 miliar
Merdeka.com - Tim dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara meringkus Syamsyuar Nasution (44), Kepala Unit Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Karya Wisata, Medan Johor. Syamsyuar ditangkap di Pekanbaru, Riau, Rabu (18/7).
Syamsyuar ditangkap karena membobol Rp 1,6 miliar dari brankas kantor bank yang dipimpinnya. Dia membobol brankas BRI unit Karya Wisata pada 6 Juli lalu. Setelah beraksi, dia melarikan diri.
Petugas kepolisian mengendus keberadaannya setelah warga Medan Johor ini melarikan diri selama 12 hari.
"Dia berpindah-pindah hotel. Tapi, kami mendapat informasi dia menginap di Hotel Makmur Jaya, Pekanbaru. Pagi tadi kami tangkap tanpa perlawanan," kata Kasubdit III Ditreskrimum Poldasu AKBP Andry Setiawan saat dihubungi wartawan, Rabu (18/7).
Dari tangan tersangka, petugas mengamankan 2 unit mobil Nissan X-Trail, uang tunai Rp 828.700.000, selembar kwitansi pembelian tanah senilai Rp 50 juta, dan satu set kunci brankas.
Dari pemeriksaan sementara, tersangka sudah merencanakan pencurian itu dua hari sebelumnya. Dia mengambil kunci brankas yang ada pada teller, lalu menduplikasikannya."Tersangka beraksi sekitar pukul 01.00 dini hari. Setelah membobol brankas, tersangka melarikan uang sebanyak Rp 1,6 miliar," ujar Andry.
Setelah ditangkap, Syamsyuar langsung dibawa ke Markas Polda Sumut. "Tersangka dijerat dengan pasal 363 dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara," papar Andry.
Saat ini, polisi dan tersangka masih dalam perjalanan darat dari Riau. Mereka diperkirakan sampai di Medan besok. (mdk/has)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya