Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kepala BNPT: Dibutuhkan satu lapas khusus napi teroris

Kepala BNPT: Dibutuhkan satu lapas khusus napi teroris kepala bnpt bersama umar patek. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Data Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), saat ini ada 289 napi kasus terorisme yang tersebar di 113 lembaga pemasyarakatan di seluruh Indonesia. Kepala BNPT Suhardi Alius sepakat narapidana terorisme digabungkan dalam satu lapas dan tidak dicampur dengan tahanan lain. Ini perlu dilakukan untuk mencegah penyebaran radikalisme.

"Makanya dibutuhkan satu lapas yang khusus sekarang sedang dibangun di Nusakambangan dan Kapolri juga sudah minta dibangun baru di Cikeas untuk pengganti yang di Mako Brimob," ujar Suhardi dalam RDP dengan Komisi III, Rabu (30/5).

"Bahkan kami masuk saja kadang-kadang masih sangat resisten ya, masyarakat belum bisa membedakan antar BNPT dan Densus," ucapnya.

BNPT telah mempersiapkan para sipir lapas yang nantinya menjaga khusus teroris di Nusakambangan. BNPT melatih para sipir cara besikap dan berkomunikasi dengan napi terorisme.

"Kami melatih mereka (sipir) semua bagaimana harus bersikap. Jadi kami sudah koordinasi dengan Dirjen Lapas. Mudah-mudahan ini jadi inisiatif kami untuk kebaikan," kata Suhardi

Bukan pekerjaan mudah menjaga lapas khusus napi terorisme. Karena itu Suhardi menyarankan ada penghargaan yang ataupun hukuman yang pantas bagi para sipir yang menjaga narapidana terorisme. Karena, sipir berkerja dengan tantangan yang besar di rutan teroris.

"Bahkan saya katakan penjaga lapas itu harus diperhatikan reward and punishmentnya. Karena mereka betul-betul cuma bekerja. Kalau perlu ada tenggang waktunya kemudian dipromosikan. Bukan tanpa tantangan di situ," ungkapnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP