Kepala BNPB Minta Segera Lakukan Perbaikan di Wilayah Bali Terdampak Gempa
Merdeka.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Ganip Warsito memerintahkan, perbaikan infrastruktur di wilayah Bali terdampak gempa segera dilakukan. Perintah itu diberikan Ganip kepada tiap kepala daerah dan jajarannya saat meninjau langsung ke Bali.
Selain perbaikan infrastruktur, Ganip juga meminta agar masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan dan selalu waspada kemungkinan adanya potensi gempabumi susulan.
"Juga potensi longsor mengingat kawasan terdampak saat ini mungkin masih labil," wanti Ganip saat kunjungan ke lokasi terdampak dalam keterangan pers diterima, Minggu (17/10).
Ganin pun mengingatkan, demi menghindari adanya informasi tidak benar, masyarakat diminta mengakses informasi dari pihak-pihak berwenang seperti BNPB dan BPBD setempat serta BMKG.
"BNPB terus memberikan pendampingan selama masa tanggap darurat dan pemulihan. Ini untuk memastikan bahwa penanganannya berjalan baik sesuai harapan," dia menandasi.
Untuk diketahui, berdasarkan kajian risiko dari InaRisk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), wilayah Provinsi Bali memiliki tingkat risiko sedang hingga tinggi terhadap potensi ancaman gempa bumi.
InaRisk menyebut bahwa ada sebanyak sembilan kabupaten yang memiliki potensi risiko tersebut. Apabila melihat kajian lebih mendalam, Kabupaten Bangli, khususnya di Desa Terunyan, sebagai salah satu wilayah terdampak gempabumi M 4,8, tercatat memiliki potensi gempabumi dengan tingkat risiko sedang hingga tinggi. Potensi itu juga dimiliki oleh wilayah lain seperti Kecamatan Kintamani, Kecamatan Tejakula, dan Kecamatan Rendang.
Untuk potensi bahaya tanah longsor, Desa Terunyan, khususnya yang berada di timur laut Danau Batur, masuk dalam kategori tinggi. Demikian pula wilayah penyangga lainnya seperti Kecamatan Rendang dan Kecamatan Tejakula.
Reporter: M Radityo
Sumber: Liputan6.com
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya