Kepala BIN sebut Din Minimi punya loyalis dan siap berperang
Merdeka.com - Kelompok Nurdin Ismail alias Din Minimi dikenal militan dalam memperjuangkan kemerdekaan Aceh. Bukan hanya itu, mereka juga ternyata dicintai dan dieluhkan masyarakat sekitar.
Sebab itu Din memiliki pengikut yang sangat loyal, termasuk para pemuda desa yang rela berperang terhadap pemerintah Indonesia.
"Di desa-desa sekitar Aceh, Din Minimi cukup dikenal, dan dipuji masyarakat, pengikutnya banyak dan siap diajak berperang. Warga sekitar segan karena mereka tidak mengganggu masyarakat," kata Sutiyoso di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (29/12).
Bahkan, sambung Sutiyoso, masyarakat di sana rutin mengirim logistik untuk kelompok Din Minimi meski harus naik turun gunung.
"Masyarakat sekitar peduli dengan Din Minimi, bahkan ada warga yang bertugas mengirim makanan buat mereka, warga rela naik turun gunung," papar Sutiyoso.
Tak hanya itu, bahkan ada warga Aceh yang khusus bertugas menjadi intelijen kelompok Din Minimi dan selalu rutin melaporkan situasi.
"Saya ke sana (Aceh), sudah tahu ada masyarakat yang jadi intelijen Din Minimi. Sepanjang jalan saya dihadang, ya itu mereka mata-matain kita," ucap Sutiyoso.
"Situasi cukup tegang, saya bersama dua orang menemui Din Minimi, perundingan cukup alot dan dari 120 orang yang ikut menyerahkan diri, 40 orang memiliki kemampuan menembak. Sementara sepertiga lainnya bertugas mengumpulkan pasokan logistik dari desa-desa."
"Kita berhasil ajak 120 anak buahnya Din Minini, mereka yang punya keahlian nembak 40 orang, sepertiga lagi penyuplai logistik (makanan)," terangnya.
Menurutnya, sepertiga sisa dari jumlah tersebut, merupakan personel intelijen binaan Din Minimi yang disebar di tiap kampung pendukungnya.
"Kita perlu kordinasi, ini (anak buah Din Minimi) mereka masih muda, mari kita bina mereka sama-sama, kita minta pasukan teritorial TNI untuk dibina. Jadi republik ini bisa tenang," pungkasnya.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya