Kepala BIN buat Kapolri marah dilangkahi kasus Din Minimi
Merdeka.com - Buronan kelas kakap Nurdin bin Ismail Amat Alias Nurdin Abu Minimi atau Din Minimi adalah pimpinan kelompok bersenjata yang kerap meresahkan warga Aceh. Din Minimi bersama para loyalisnya kerap berbuat teror dan menyerang personel kepolisian dan TNI yang tengah menjaga keamanan di wilayah paling Barat Indonesia itu.
Din Minimi merupakan mantan anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM) sejak 1997 di bawah pimpinan almarhum Tgk Kaha. Setelah GAM bubar, Din Minimi membentuk kelompok baru untuk kembali meneror NKRI.
Din Minimi dilahirkan di Desa Keude Buloh, Kecamatan Julok, Aceh Timur, dari pasangan Ismail-Sapiah. Nurdin anak sulung empat bersaudara. Nasib membuat mereka berempat menjadi anggota GAM, masa konflik lalu.
Adiknya bernama Hamdani alias Sitong, tewas dalam pertempuran antara GAM dengan aparat tahun 2004. Adik ketiganya, Mak Isa alias si Bukrak, hilang sejak konflik, dan hingga kini tidak diketahui hidup atau mati. Dan terakhir adik bungsunya, Azhar, kini pengangguran dan berdomisili di Aceh Timur.
Pada 23 Maret lalu, dua personel Kodim 0103 Sersan Satu Indra Irawan (41) dan Sersan Hendri (36) diduga diculik oleh belasan anggota dari kelompok bersenjata di Dusun Alue Mbang, Desa Alue Papeun, Kec Nisam Antara, Aceh Utara, Nangroe Aceh Darussalam. Mereka diculik dan ditemukan tewas di Desa Bate Pileh. Posisi mayat tangan terikat dan telungkup. Di tubuh mereka juga terdapat luka tembak.
Dugaan kuat pelaku penembakan adalah kelompok bersenjata Din Minimi. Namun dugaan tersebut dibantah melalui kuasa hukumnya dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Safaruddin, mengaku tidak mengetahui soal tewasnya dua prajurit itu.
"Benar, tidak terlibat Din Minimi dalam kasus ini," tulis Safarudin melalui pesan pendek, Selasa (24/3).
Setelah melalui waktu yang panjang pencarian panjang terhadap kelompok teror ini, Din Minim akhirnya menyerahkan diri pada Senin (28/12) kepada Badan Intelijen Negara (BIN). Tidak tanggung-tanggung, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso, langsung turun tangan menghadapi persoalan ini.
Sutiyoso melakukan negosiasi dengan Din Minimi di tempat persembunyiannya di Aceh. (mdk/rnd)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya