Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kenangan terakhir korban kapal terbakar Zahro Express

Kenangan terakhir korban kapal terbakar Zahro Express Kapal terbakar di Muara Angke. ©REUTERS/Darren Whiteside

Merdeka.com - Sebelum peristiwa tragis terbakarnya Kapal Zahro Express saat perjalanan dari Muara Angke ke Pulau Tidung, rombongan Masduki Mangkudisastra (75) sempat mengirim sebuah foto kebersamaan via grup WhatsApp keluarga.

Foto di Kapal Zahro yang mengangkut lebih dari 200-an penumpang itu diambil beberapa saat sebelum kapal itu akan mulai bertolak ke tempat wisata utara Jakarta tersebut.

"Foto diambil sekitar pukul 07.00 WIB fotonya dikirim ke grup WA," kata Irfan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cikutra, Kota Bandung, Senin (2/1) tempat Masduki dimakamkan. Irfan Hadisiswanto (46) merupakan anak ketiga dari Masduki dan istrinya Otih Sugianti.

Masduki dan Otih memboyong empat anggota keluarganya yakni Irna Winartin (anak Masduki dan Otih), Zainal Arifin (suami Irna), Kiflano Hazman dan Hasbi Adelio Ramadan. Tak lama berselang, kabar duka pun datang. Irfan mendapatkan kabar bahwa Kapal tersebut mengalami kebakaran yang menewaskan 23 penumpang di dalamnya.

"Pukul 08.00 atau 09.00 WIB tiba-tiba ada berita dari kakak saya bahwa kapal terbakar," ungkapnya.

Mendengar kabar itu, Irfan langsung bertolak ke Muara Angke. Di sana dia menemukan jenazah sang ayah (Masduki). Irfan masih menunggu kabar keberadaan sang ibu, Otih Sugiati (69). Sebab ada identitas Diandra Arsy, tapi Diandra yang merupakan anggota rombongan diketahui merupakan korban yang selamat.

Rombongan Masduki pergi dari Muara Angke menuju Pulau Tidung pada 1 Januari 2017. Sebelum berangkat ke sana, rombongan tidur di rumah Zainal dan Irna di Jakarta pada 31 Desember 2016.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP