Kena razia saat dikejar massa, pelaku curanmor mabuk diringkus
Merdeka.com - Lantaran terkena razia saat dikejar massa, Heriyanto (28) diciduk polisi. Buruh bangunan itu baru saja melakukan pencurian bermotor dan dipergoki warga saat mengendarai motor curiannya.
Pelaku mencuri sepeda motor Yamaha Fiz R warna orange BG 5163 NK milik korban Anang (19) di Jalan Ali Gatmir, Kelurahan 10 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, Senin (8/2), pukul 23.00 WIB.
Tersangka mengaku mencuri motor tersebut karena bawaan mabuk usai pesta tuak bersama rekan-rekannya di Pasar 16 Ilir Palembang. Dalam perjalanan pulang ke rumahnya di Jalan Slamet Riady, Kelurahan Kuto Batu, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, tersangka melihat motor terparkir di jalan.
Sontak, tersangka pun langsung menghidupkannya untuk dibawa kabur. Karena tak kunjung menyala, tersangka pergi dan mengurungkan niatnya. Sesaat kemudian, tersangka berbalik ke arah motor itu. Barulah saat aksi keduanya, motor itu menyala dan tancap gas melarikan diri.
Keberhasilan tersangka tak berbuah manis. Tersangka tertangkap oleh petugas yang menggelar razia karena membawa pisau. Baru tiba di kantor polisi, tersangka kaget karena korban bersama warga lain sedang membuat laporan curanmor. Agar luput dari amukan massa, tersangka pun mengakuinya.
"Tak sengaja, waktu itu lagi mabuk, pulang-pulang lihat motor di jalan, saya ambil saja," ungkap tersangka Heriyanti di Mapolsek Ilir Timur II Palembang, Selasa (9/2).
Pria dengan tubuh dipenuhi tato itu mengaku baru pertama kali berbuat kejahatan.
"Baru sekali ini curi motor, kalo dulu memang sering palak orang," kata dia.
Kapolsek Ilir Timur II Palembang Kompol Afria Jaya mengungkapkan, dari awal petugas sudah mencurigai gerak-gerik tersangka. Beruntung, korban ke kantor bersamaan dengan datangnya tersangka.
"Tersangka kita kenakan pasal berlapis, yakni kepemilikan senjata tajam dan 363 KUHP," pungkasnya.
(mdk/ian)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya