Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kemkominfo libatkan tokoh-tokoh sebelum blokir situs negatif

Kemkominfo libatkan tokoh-tokoh sebelum blokir situs negatif ilustrasi situs Islam diblokir. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Setelah diprotes oleh sejumlah pengelola situs-situs Islam yang diblokir, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) berjanji akan menangani situs-situs bermuatan negatif untuk lebih transparan dan adil.

Karenanya, Kemkominfo menetapkan kebijakan untuk meningkatkan tata kelola dengan membentuk Forum Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif (PSIBN).

Seperti keterangan tertulis dalam akun Twitter resminya, Kamis (2/4), Kemkominfo akan melibatkan beragam pemangku kepentingan (multi-stakeholders) sebagai perwujudan partisipasi masyarakat.

"Antara lain instansi-instansi terkait, tokoh agama, budaya, pendidik, sosiolog dan para ahli di bidangnya, serta dari komunitas dan ormas."

Pembentukan Forum PSIBN dimaksudkan untuk memberikan masukan dan rekomendasi penanganan situs internet bermuatan negatif kepada pemerintah dan memberikan penilaian (analisis yang tepat) disertai verifikasi atas pengaduan dari masyarakat.

"Forum PSIBN akan memberikan rekomendasi untuk menentukan suatu situs dapat diblokir, tidak diblokir, atau normalisasi dari penutupan."

Forum PSIBN terdiri 4 panel penilai. Pertama, Panel pornografi, kekerasan terhadap anak dan keamanan internet. Kedua, Panel terorisme, SARA, dan kebencian. Ketiga, Panel investasi ilegal, penipuan, perjudian, obat dan makanan, dan narkoba. Keempat, Panel yang khusus dukungan terhadap masyarakat, industri dan ekonomi kreatif, perlindungan hak kekayaan intelektual (HKI).

"Masing-masing Panel beranggotakan para tokoh terkait yang mumpuni (prominent persons) dan para pakar dengan keahlian di bidangnya."

(mdk/ren)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP