Kementerian PU harus tanggung jawab proyek Hambalang
Merdeka.com - Hasil penelitian yang dilakukan oleh tim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Kementerian ESDM menemukan lokasi tempat dibangunnya Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang, tanahnya labil. Anggota Komisi X DPR Jefirstson R Riwu Kore mengatakan Kementerian Pekerjaan Umum yang harus bertanggung jawab sebagai pihak perencana.
"Ya, Kementerian PU. PU kan sebagai perencanaan, perencanaan itu tadi saya belum sempat tanya. Karena dia ngomong seolah-olah ada kelanjutan. Sebenarnya dia tahu tidak ini ada rekayasa teknologi dalam perencanaan, ini belum saya tanyakan," ujar Jefri usai rapat kerja dengan Menpora, di Gedung Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/7).
Menurut politikus Partai Demokrat ini, Kemenpora hanya menangani permasalahan teknis, yakni membutuhkan tempat saja. Sementara Kementerian PU bertanggungjawab karena yang membuat perencanaan. Dalam hal ini Cipta Karya sebagai KSO yang bertanggungjawab.
"Bukan dimaksudkan ke kementrian olahraga, kementrian hanya butuh bangunannya untuk para olahragawan," tandasnya.
Jefri mempertanyakan, kenapa lokasi pembangunan pusat pelatihan dipilih di Hambalang, Bogor. "Nah itu yang harus digali-gali, tapi digali dari perencanaan awalnya, siapa yang membuat rencana awalnya, siapa yang menentukan awalnya. Makanya itu yang saya tanyakan pertama kali," jelasnya.
Dia pun menyatakan proyek ini terkesan dipaksakan. Bagi siapapun yang memang terlibat dalam kasus indikasi pidana untuk proyek Hambalang wajib diusut tuntas. "Kami tidak pandang bulu, di sini Panja sifatnya meminta masukan dari berbagai kalangan, kita sikat semuanya," tukasnya. (mdk/bal)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya